Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 15 Nov 2025 17:15 WITA ·

Kinerja Desa Tidak Boleh Hanya Serapan Anggaran! DPMD Kutim Dorong Efektivitas Program


 Kinerja Desa Tidak Boleh Hanya Serapan Anggaran! DPMD Kutim Dorong Efektivitas Program Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Timur (Kutim), Muhammad Basuni, menekankan perlunya perubahan paradigma pembangunan di tingkat desa. Menurutnya, keberhasilan desa harus diukur dari efektivitas dan kualitas hasil program, bukan sekadar tingginya persentase serapan anggaran.

Basuni mengkritik pola pikir lama di mana realisasi anggaran yang besar dianggap sebagai bukti kinerja. Ia menegaskan, anggaran harus dikelola secara efisien.

“Kalau dengan anggaran Rp1.000 sudah cukup, kenapa harus memakai Rp2.000,” ujarnya.

Poin-poin Kunci Pembangunan Desa Versi DPMD Kutim:

  • Efisiensi dan Akuntabilitas: Besarnya kucuran Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), dan Pendapatan Asli Desa (PAD) harus diimbangi dengan pengelolaan yang transparan. Basuni menyoroti tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) di beberapa desa sebagai indikasi masalah perencanaan.
  • Penguatan Kemandirian: Desa diapresiasi yang kreatif menggali potensi ekonomi melalui pemanfaatan tanah kas desa, pengelolaan perkebunan, dan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
  • Kewenangan Infrastruktur: Desa harus memahami batas kewenangannya, dengan fokus pada pembangunan jalan lingkungan dan fasilitas desa, dan tidak mengintervensi jalan berstatus kabupaten atau provinsi.
  • Perencanaan Berbasis Data: Musrenbang harus lebih terorganisir dan berbasis data nyata untuk menghasilkan program yang selaras dengan kebutuhan warga, bukan sekadar program “inovasi” yang menghabiskan anggaran besar namun minim manfaat.

Ke depan, Basuni menyatakan bahwa setiap capaian desa akan terhubung dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD-S), menjadikan kualitas pelaporan dan akurasi data desa semakin penting sebagai bagian dari indikator kinerja pemerintah daerah.

 

ADV Diskominfo SP Kutim
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH