KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, mendorong Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk proaktif mendekatkan diri dengan komunitas e-sport dan kelompok pengguna teknologi lainnya. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mencegah dampak negatif dari penggunaan gawai di kalangan anak muda dan mengarahkannya ke kegiatan yang lebih positif dan terarah.
Mahyunadi menyoroti kekhawatiran banyak orang tua terhadap anak-anak yang menghabiskan terlalu banyak waktu bermain gim daring. Menurutnya, peran pemerintah adalah mengawasi dan membina agar hobi tersebut dapat berkembang menjadi prestasi di bidang e-sport. “Awalnya kita takut anak-anak main gim terus. Khawatir tidak disiplin bekerja, meninggalkan ibadah. Untuk itu, pemerintah perlu turun tangan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa di era industri 4.0 menuju 5.0, penguasaan teknologi digital adalah kunci untuk bersaing. “Anak SMA yang akrab teknologi bisa lebih unggul dari lulusan S1 atau S2 yang tidak memahami dunia digital,” tambahnya.
Untuk mendukung hal ini, Pemkab Kutim juga akan memperluas jaringan internet hingga ke desa-desa sebagai bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur digital. Mahyunadi berharap anak muda dapat memanfaatkan internet untuk hal-hal produktif seperti membuat konten kreatif, berdagang daring, dan menambah ilmu. “Siapa yang menguasai informasi dan jaringan, dia yang akan maju,” tegasnya.
ADV Diskominfo SP Kutim

















