Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 4 Des 2025 15:30 WITA ·

Pemkab Kutim Lanjutkan Proyek Drainase Multi-Tahun di Jalan APT Pranoto, Target Rampung Agustus 2024 untuk Atasi Banjir Sangatta


 Pemkab Kutim Lanjutkan Proyek Drainase Multi-Tahun di Jalan APT Pranoto, Target Rampung Agustus 2024 untuk Atasi Banjir Sangatta Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menunjukkan komitmen seriusnya dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda Kota Sangatta, khususnya di wilayah Sangatta Utara. Komitmen ini diwujudkan melalui kelanjutan proyek pembangunan dan peremajaan sistem drainase perkotaan yang ambisius.

Salah satu fokus utama adalah pembangunan drainase di Jalan APT Pranoto, yang merupakan bagian dari proyek tahun jamak (Multi Years Contract atau MYC) dengan total anggaran signifikan untuk empat titik drainase di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Proyek di Jalan APT Pranoto sendiri, yang akan terkoneksi hingga Jalan Wolter Mongonsidi, menelan anggaran sekitar Rp25 miliar.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, telah beberapa kali melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek ini dan berharap pekerjaan ini dapat diselesaikan sebelum Agustus 2024 sesuai target kontrak. Peningkatan fungsi saluran air ini dianggap sebagai upaya vital pemerintah dalam menunjang sasaran pembangunan dan mengembalikan fungsi drainase yang sudah tidak maksimal, guna mengurangi dampak banjir yang merugikan masyarakat.

Meskipun progres pengerjaan terus berjalan dengan rata-rata pengerjaan di tiga lokasi utama mencapai sekitar 40 hingga 55 persen per Maret 2024 proyek ini sempat menimbulkan keluhan dari warga sekitar. Beberapa warga di Jalan APT Pranoto menyoroti posisi drainase yang sementara waktu lebih tinggi dari bahu jalan dan rumah penduduk, yang dikhawatirkan justru akan mengalirkan air ke permukiman saat hujan deras.

Menanggapi hal ini, Bupati Ardiansyah Sulaiman, yang didampingi oleh pejabat Dinas PUPR, telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan aktivitas dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan, terutama akibat penutupan jalan sementara. Pemerintah memastikan telah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Kepolisian dan Dinas Perhubungan, untuk mengelola lalu lintas. Diharapkan, setelah sistem drainase yang representatif ini tuntas, masalah banjir di daerah rawan Sangatta dapat teratasi secara permanen.

 

ADV Diskominfo SP Kutim
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH