Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 4 Des 2025 15:45 WITA ·

Atasi Ancaman Banjir Berulang, Pemkab Kutim Didesak Percepat Pembangunan Turap Bantaran Sungai Sangatta


 Atasi Ancaman Banjir Berulang, Pemkab Kutim Didesak Percepat Pembangunan Turap Bantaran Sungai Sangatta Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus menggenjot percepatan proyek penanganan banjir di ibu kota kabupaten, salah satunya melalui pembangunan turap (penahan tebing) di sepanjang bantaran Sungai Sangatta. Proyek ini menjadi salah satu prioritas mendesak yang sejalan dengan upaya normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase perkotaan yang telah lama dicanangkan.

Sungai Sangatta telah lama menjadi perhatian utama, mengingat kepadatan permukiman yang berdiri di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) telah menyebabkan pendangkalan (sedimentasi) yang parah. Kondisi ini, ditambah dengan sistem drainase yang belum optimal, membuat Sangatta rentan terhadap banjir berulang setiap musim hujan.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim telah secara tegas mendesak Pemkab untuk menjadikan normalisasi Sungai Sangatta sebagai solusi fundamental. Mereka menekankan bahwa tindakan konkret seperti pengerukan sedimentasi dan penurapan merupakan langkah yang tidak bisa ditunda lagi untuk mencegah bencana banjir yang kerugiannya semakin meluas.

Pembangunan turap ini tidak hanya berfungsi sebagai penahan tebing untuk mencegah abrasi dan longsor, tetapi juga menjadi bagian dari penataan ulang kawasan DAS. Di masa lalu, penataan ini juga diwacanakan untuk merelokasi bangunan warga di bibir sungai demi keamanan dan estetika, sehingga kawasan bantaran sungai dapat berfungsi optimal sebagai saluran air dan, ke depannya, berpotensi menjadi destinasi wisata susur sungai.

Dengan semakin dikebutnya proyek turap ini, bersamaan dengan pembangunan sistem drainase perkotaan melalui skema Multi Years Contract (MYC), Pemkab Kutim berharap dapat secara signifikan mengurangi risiko banjir, membuka peluang penataan kota yang lebih teratur, dan akhirnya meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat Sangatta.

 

ADV Diskominfo SP Kutim
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH