Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 10 Des 2025 14:30 WITA ·

Pemkot Samarinda Sidak Bapokting, Bulog Pastikan Stok Beras Aman hingga Lima Bulan ke Depan


 Asisten Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog, Ahmad Syaulani, memberikan keterangan resmi kepada media mengenai kondisi terbaru stok beras di Samarinda dan wilayah penyangga. (Pic: Yana) Perbesar

Asisten Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog, Ahmad Syaulani, memberikan keterangan resmi kepada media mengenai kondisi terbaru stok beras di Samarinda dan wilayah penyangga. (Pic: Yana)

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda meningkatkan pengawasan terhadap ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok dan penting (bapokting). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di momen meningkatnya permintaan.

Pada Rabu (10/12/2025), Asisten Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog, Ahmad Syaulani, memberikan keterangan resmi kepada media terkait kondisi terbaru stok beras di wilayah Samarinda dan daerah penyangga lainnya.

Ahmad memastikan bahwa ketersediaan beras di gudang Bulog dalam kondisi aman. Ia menyebut stok cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lima bulan mendatang, termasuk pasokan beras melalui program NTHP yang dijual dengan harga sekitar Rp1.200 per kilogram. “Stok tersedia dan aman untuk lima bulan ke depan. Termasuk pasokan program NTHP yang harganya sekitar Rp1.200,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan bahwa distribusi beras Bulog tidak hanya mencakup Samarinda, tetapi juga enam kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Timur. Daerah cakupan tersebut meliputi:

  • Kota Samarinda
  • Kota Bontang
  • Kabupaten Kutai Kartanegara
  • Kabupaten Kutai Timur
  • Kabupaten Kutai Barat
  • Kabupaten Mahakam Ulu

Ia menambahkan bahwa pola distribusi beras yang beredar bergantung pada sistem dan kebutuhan masing-masing wilayah. “Kami menyalurkan berdasarkan sistem. Biasanya di awal tahun, pasokan lebih banyak berasal dari wilayah timur. Sekarang sudah mulai dipenuhi oleh beras dalam negeri,” jelasnya.

Terkait komposisi stok, Ahmad mengungkapkan bahwa beras impor yang masih tersedia saat ini berasal dari Thailand, Myanmar, dan Vietnam. Sementara itu, beras dalam negeri dipenuhi dari produksi lokal Samarinda dan Kutai Kartanegara, serta dari stok regional seperti Sulawesi Selatan. “Dalam negeri ada pasokan lokal kita, Samarinda dan Kukar. Ada juga stok dari Sulawesi Selatan,” tambahnya.

Dengan stok yang dinilai mencukupi serta distribusi yang berjalan lancar, Pemkot Samarinda berharap kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Nataru dapat terpenuhi tanpa kendala. Pemerintah daerah juga menargetkan agar harga bahan pokok tetap stabil sehingga daya beli masyarakat tidak terganggu.

Langkah pemantauan intensif ini menjadi bagian dari upaya Pemkot dan Bulog untuk menjaga ketahanan pangan serta mengantisipasi potensi lonjakan harga jelang libur akhir tahun.

 

Pewarta : Yana
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH