KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Hajatan tahunan Kota Samarinda bertajuk Culinary Playland Samarinda (CPS) ke-25 sukses digelar selama sepekan, mulai 8 hingga 14 Desember 2025, bertempat di Halaman Parkir GOR Segiri Samarinda. Event kuliner yang konsisten digelar setiap akhir tahun ini kembali menjadi magnet masyarakat dengan menghadirkan puluhan tenant UMKM, beragam sajian kuliner khas, serta hiburan menarik yang dikemas untuk seluruh kalangan.
Selama pelaksanaannya, CPS ke-25 mencatat capaian positif, baik dari sisi jumlah kunjungan maupun nilai transaksi ekonomi. Event Organizer (EO) Sky Seven, Cristian, menyampaikan bahwa hingga menjelang penutupan acara, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan baik. Hingga hari ke-6 pelaksanaan, transaksi non-tunai menggunakan QR Code sudah menembus angka lebih dari satu miliar rupiah,” ujar Cristian saat dikonfirmasi awak media.
Ia menjelaskan, capaian tersebut merupakan hasil transaksi non-tunai yang tercatat hingga hari ke-4 pelaksanaan dan belum termasuk transaksi secara tunai yang dilakukan oleh pengunjung di setiap tenant.
“Itu baru dari transaksi QR saja. Jika digabungkan dengan pembayaran tunai, nilainya tentu jauh lebih besar,” tambahnya.
Sementara itu, Founder Culinary Playland Samarinda (CPS) yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, menuturkan bahwa CPS merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian besar event UMKM di Kota Samarinda.
“CPS ini memang agenda tahunan. Sebelumnya ada rangkaian Pedas Puas, kemudian Samarinda Food Week, dan CPS menjadi penutup dari seluruh rangkaian event UMKM yang kami selenggarakan sepanjang tahun,” jelas Celni.
Menurutnya, CPS memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan event kuliner lainnya karena tidak hanya berfokus pada sajian makanan dan minuman, tetapi juga menghadirkan hiburan yang dikemas secara khusus untuk menarik minat masyarakat.
“Yang membedakan CPS adalah konsep hiburannya. Setiap akhir pekan kami selalu menghadirkan artis dari luar daerah, sehingga masyarakat datang tidak hanya untuk berburu kuliner, tetapi juga menikmati hiburan,” ungkapnya.
Terkait pemilihan lokasi di Halaman Parkir GOR Segiri, Celni menyebutkan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada berbagai pertimbangan strategis, mulai dari kemudahan perizinan hingga aksesibilitas lokasi.
“Selain Pendapatan Asli Daerah (PAD)-nya masuk ke Kota Samarinda dan perizinannya lebih mudah, GOR Segiri juga berada di pusat kota. Banyak masyarakat yang meminta agar CPS tetap dilaksanakan di sini karena lokasinya mudah dijangkau,” katanya.
Dari sisi kunjungan, antusiasme masyarakat dinilai sangat tinggi. Celni memperkirakan jumlah pengunjung selama pelaksanaan CPS ke-25 mencapai puluhan ribu orang.
“Biasanya total pengunjung kami rekap di akhir kegiatan. Namun dari beberapa hari pelaksanaan, jumlah pengunjung sudah mencapai sekitar 30 ribu orang dan itu belum termasuk malam penutupan,” ujarnya.
Ia menilai CPS menjadi momentum penting di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi tantangan, khususnya bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Kota Samarinda.
“Event ini menjadi ruang bagi UMKM untuk terus bergerak dan berkembang. Dengan transaksi non-tunai saja sudah mencapai lebih dari satu miliar rupiah, tentu dampaknya sangat besar, apalagi jika digabung dengan transaksi tunai,” jelasnya.
Menutup keterangannya, Celni berharap Culinary Playland Samarinda dapat terus menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat, dengan inovasi konsep yang semakin segar dan menarik di setiap penyelenggaraannya.
“CPS ke-25 ini sangat bermakna bagi kami. Setiap tahun kami selalu berupaya menghadirkan ide-ide baru. Harapannya, masyarakat Samarinda semakin senang dan terus menantikan CPS di tahun-tahun berikutnya,” pungkasnya.
Dengan capaian tersebut, Culinary Playland Samarinda ke-25 kembali membuktikan perannya sebagai salah satu event unggulan Kota Tepian yang mampu menggerakkan roda ekonomi kreatif, sekaligus menjadi sarana hiburan akhir tahun yang diminati masyarakat Samarinda.
Pewarta : Yana Editor : Fairuzzabady @2025

















