Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Desak Kepastian Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Warga Menunggu Sejak 2012 Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Digelar, Promosikan Kearifan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Pampang Tanggapi Aksi Mahasiswa, Wawali Balikpapan Janji Percepat Penanganan PJU, Guru, BBM hingga Dampak PHK Rektor UINSI Dorong Perda Pemakaman yang Humanis dan Berkelanjutan Pemkot Balikpapan Lepas ASN Purnatugas, Bagus Susetyo: Pengabdian Tak Berakhir Saat Pensiun

BERITA DAERAH · 22 Jan 2026 12:12 WITA ·

Kepala Disdag Samarinda Nurrahmi: Hari Jadi Kota Bukan Sekadar Seremoni, Momentum Berbenah Setiap Hari


 Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda, Nurrahmi atau yang akrab disapa Yama. Foto Dok: Yana Ashari Perbesar

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda, Nurrahmi atau yang akrab disapa Yama. Foto Dok: Yana Ashari

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda, Nurrahmi atau yang akrab disapa Yama, menilai peringatan Hari Jadi Kota Samarinda tidak seharusnya dimaknai sebatas seremoni tahunan. Menurutnya, momen hari jadi justru menjadi pengingat dan sarana refleksi bagi seluruh elemen untuk terus berbenah dan membangun kota secara berkelanjutan setiap hari.

Hal tersebut disampaikan Yama saat dikonfirmasi media Kumalanews.id usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda Masa Persidangan I Tahun 2026 dengan agenda peringatan Hari Jadi Kota Samarinda ke-358 dan Hari Jadi Pemerintah Kota Samarinda ke-66, yang digelar pada Rabu (21/1/2026) malam.

Menurutnya, peringatan hari jadi pada dasarnya hanyalah penanda waktu atas perjalanan panjang sebuah kota. Sementara itu, semangat untuk memperbaiki diri, meningkatkan pelayanan, serta mendorong kemajuan kota harus terus tumbuh dan dijalankan secara konsisten, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

“Kalau menurut saya, hari ulang tahun itu hanya momen saja. Sebenarnya setiap hari itu adalah ulang tahun. Artinya, setiap hari kita harus terus berbenah,” ujarnya.

Yama menekankan bahwa kemajuan Kota Samarinda sangat dipengaruhi oleh semangat, sikap, dan aura positif yang dibangun oleh masyarakat serta aparatur pemerintah. Ia menilai, setiap individu memiliki kontribusi dalam membentuk citra, suasana, dan energi kota secara keseluruhan.

“Titik-titik dari setiap orang yang menghidupinya itu menjadikan aura kota terbentang. Kalau kotanya saja semangat, semangat pemerintahannya baik, maka masyarakat juga akan ikut memancarkan semangat yang sama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yama menyebutkan bahwa aura positif dari pemerintahan dan masyarakat akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik, pembangunan daerah, serta kehidupan sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, membangun kota tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga.

“Dari aura masing-masing pribadi itulah kemudian memancar aura pemerintahan dan kota. Jadi membangun kota bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
©2026
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Desak Kepastian Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Warga Menunggu Sejak 2012

17 Juni 2026 - 21:00 WITA

kk14

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Digelar, Promosikan Kearifan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Pampang

17 Juni 2026 - 20:00 WITA

kk13

Tanggapi Aksi Mahasiswa, Wawali Balikpapan Janji Percepat Penanganan PJU, Guru, BBM hingga Dampak PHK

17 Juni 2026 - 19:00 WITA

kk10

Rektor UINSI Dorong Perda Pemakaman yang Humanis dan Berkelanjutan

17 Juni 2026 - 18:00 WITA

kk9

Pemkot Balikpapan Lepas ASN Purnatugas, Bagus Susetyo: Pengabdian Tak Berakhir Saat Pensiun

17 Juni 2026 - 17:00 WITA

kk8

DPRD Samarinda Libatkan Akademisi, Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum Diuji Publik

17 Juni 2026 - 16:00 WITA

kk7
Trending di BERITA DAERAH