Menu

Mode Gelap
Kualitas Udara Balikpapan Masih Sedang, DLH Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla Bazar Buku Murah Digelar di Balikpapan, Harga di Bawah Rp100 Ribu Perda Transportasi Mulai Diperkuat, Dishub Samarinda Siapkan Penindakan Masif HUT ke-81 RI di DPRD Samarinda Meriah Tanpa APBD, Libatkan Swasta dan UMKM Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

BERITA DAERAH · 22 Jan 2026 12:12 WITA ·

Kepala Disdag Samarinda Nurrahmi: Hari Jadi Kota Bukan Sekadar Seremoni, Momentum Berbenah Setiap Hari


 Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda, Nurrahmi atau yang akrab disapa Yama. Foto Dok: Yana Ashari Perbesar

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda, Nurrahmi atau yang akrab disapa Yama. Foto Dok: Yana Ashari

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda, Nurrahmi atau yang akrab disapa Yama, menilai peringatan Hari Jadi Kota Samarinda tidak seharusnya dimaknai sebatas seremoni tahunan. Menurutnya, momen hari jadi justru menjadi pengingat dan sarana refleksi bagi seluruh elemen untuk terus berbenah dan membangun kota secara berkelanjutan setiap hari.

Hal tersebut disampaikan Yama saat dikonfirmasi media Kumalanews.id usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda Masa Persidangan I Tahun 2026 dengan agenda peringatan Hari Jadi Kota Samarinda ke-358 dan Hari Jadi Pemerintah Kota Samarinda ke-66, yang digelar pada Rabu (21/1/2026) malam.

Menurutnya, peringatan hari jadi pada dasarnya hanyalah penanda waktu atas perjalanan panjang sebuah kota. Sementara itu, semangat untuk memperbaiki diri, meningkatkan pelayanan, serta mendorong kemajuan kota harus terus tumbuh dan dijalankan secara konsisten, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

“Kalau menurut saya, hari ulang tahun itu hanya momen saja. Sebenarnya setiap hari itu adalah ulang tahun. Artinya, setiap hari kita harus terus berbenah,” ujarnya.

Yama menekankan bahwa kemajuan Kota Samarinda sangat dipengaruhi oleh semangat, sikap, dan aura positif yang dibangun oleh masyarakat serta aparatur pemerintah. Ia menilai, setiap individu memiliki kontribusi dalam membentuk citra, suasana, dan energi kota secara keseluruhan.

“Titik-titik dari setiap orang yang menghidupinya itu menjadikan aura kota terbentang. Kalau kotanya saja semangat, semangat pemerintahannya baik, maka masyarakat juga akan ikut memancarkan semangat yang sama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yama menyebutkan bahwa aura positif dari pemerintahan dan masyarakat akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik, pembangunan daerah, serta kehidupan sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, membangun kota tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga.

“Dari aura masing-masing pribadi itulah kemudian memancar aura pemerintahan dan kota. Jadi membangun kota bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
©2026
Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kualitas Udara Balikpapan Masih Sedang, DLH Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

27 Agustus 2026 - 12:00 WITA

h29

Bazar Buku Murah Digelar di Balikpapan, Harga di Bawah Rp100 Ribu

27 Agustus 2026 - 11:00 WITA

h28

Perda Transportasi Mulai Diperkuat, Dishub Samarinda Siapkan Penindakan Masif

26 Agustus 2026 - 22:30 WITA

h27

HUT ke-81 RI di DPRD Samarinda Meriah Tanpa APBD, Libatkan Swasta dan UMKM

26 Agustus 2026 - 21:30 WITA

h26

Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

26 Agustus 2026 - 20:30 WITA

h25

Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD

26 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h24
Trending di BERITA DAERAH