Menu

Mode Gelap
Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Rehabilitasi Sekolah dan Evaluasi Menyeluruh SPMB 2027 Diskominfo Samarinda Tegaskan Tak Verifikasi Data SPMB, Hanya Kelola Sistem Aplikasi Komisi I DPRD Samarinda Evaluasi Serapan Anggaran, Dorong OPD Tingkatkan PAD pada 2027 Jalur Reguler SPMB Resmi Dibuka, Disdikbud Balikpapan Beri Kesempatan Terakhir Calon Murid Dinkes Balikpapan Perkuat Edukasi Keluarga untuk Cegah HIV dan Perilaku Seksual Berisiko

BERITA DAERAH · 6 Feb 2026 17:00 WITA ·

Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Sawit, Seorang Pria Diduga Meninggal Akibat Kelelahan


 Petugas Polsek Anggana saat melakukan evakuasi jenazah ke UPTD Puskesmas Anggana, Desa Sungai Meriam, menggunakan mobil ambulans. Dok: Polsek Anggana. Perbesar

Petugas Polsek Anggana saat melakukan evakuasi jenazah ke UPTD Puskesmas Anggana, Desa Sungai Meriam, menggunakan mobil ambulans. Dok: Polsek Anggana.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Warga Desa Handil Terusan, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di sebuah kebun sawit, Rabu (4/2/2026). Korban diketahui bernama Palimbong, seorang pensiunan anggota Kepolisian Republik Indonesia.

Kapolsek Anggana, Iptu I Komang Mahendra Putra, Jumat (6/2/2026), menjelaskan bahwa korban terakhir kali berpamitan kepada keluarganya sekitar pukul 08.00 WITA untuk pergi ke kebun sawit miliknya dengan membawa jerigen berisi air minum. Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah.

Anak korban, Dhewi, yang tiba di rumah sekitar pukul 16.00 WITA sepulang bekerja, mulai merasa khawatir karena ayahnya tidak berada di rumah dan tidak dapat dihubungi meski telah dilakukan panggilan berulang kali. Pihak keluarga kemudian berupaya mencari keberadaan korban dengan meminta bantuan kerabat untuk mengecek ke lokasi kebun.

“Sekitar pukul 21.00 WITA, kerabat korban bernama Tahan Sembiring menemukan korban tergeletak di depan pintu gubuk kebun dalam kondisi sudah tidak bernapas. Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak keluarga dan kepolisian,” ujar Iptu I Komang Mahendra Putra.

Petugas Polsek Anggana tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 22.20 WITA dan langsung melakukan evakuasi jenazah ke UPTD Puskesmas Anggana, Desa Sungai Meriam, menggunakan mobil ambulans. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi jenazah diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tujuh jam sebelum ditemukan.

Pihak keluarga menyatakan menerima penyebab kematian korban dan menolak dilakukan visum, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kelelahan saat berkebun yang memicu kambuhnya penyakit. Diketahui, korban memiliki riwayat batuk serta kolesterol tinggi. Korban merupakan pensiunan Polri yang pernah bertugas di Polsek Anggana dengan pangkat terakhir Brigadir Polisi Satu (Briptu).

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
©2026
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Rehabilitasi Sekolah dan Evaluasi Menyeluruh SPMB 2027

6 Juli 2026 - 17:00 WITA

a228

Diskominfo Samarinda Tegaskan Tak Verifikasi Data SPMB, Hanya Kelola Sistem Aplikasi

6 Juli 2026 - 16:00 WITA

a227

Komisi I DPRD Samarinda Evaluasi Serapan Anggaran, Dorong OPD Tingkatkan PAD pada 2027

6 Juli 2026 - 15:00 WITA

a226

Jalur Reguler SPMB Resmi Dibuka, Disdikbud Balikpapan Beri Kesempatan Terakhir Calon Murid

6 Juli 2026 - 14:00 WITA

a225

Dinkes Balikpapan Perkuat Edukasi Keluarga untuk Cegah HIV dan Perilaku Seksual Berisiko

6 Juli 2026 - 13:00 WITA

a224

Dinsos Balikpapan Kejar Target 70 Persen Registrasi Parlinsos Sebelum 25 Juli

6 Juli 2026 - 12:00 WITA

a223
Trending di BERITA DAERAH