Menu

Mode Gelap
Investasi IKN Tembus Rp72,39 Triliun, Otorita Sebut Nusantara Mulai Hidup sebagai Kota Masa Depan Celni Pita Sari Tegaskan Dukungan DPRD untuk Fasilitas Polri dan Pengembangan Olahraga di Kaltim Komisi II DPRD Samarinda Soroti Transparansi Pembagian Kios Pasar Pagi, Puluhan Pedagang Aktif Belum Kebagian IKN Fun Day Hadirkan Dongeng Interaktif, Anak-Anak Diajak Bermimpi tentang Kota Masa Depan Libur Panjang di IKN Semarak, Pameran Reptil Eksotis Jadi Daya Tarik Pengunjung Nusantara Park

BERITA DAERAH · 10 Feb 2026 13:00 WITA ·

Seno Aji Dorong Reaktivasi Sumur Minyak Tidak Aktif untuk Dongkrak Produksi Nasional


 Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Seno Aji, memberikan keterangan pers kepada media usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 kepada BUMD/BUMDes, koperasi, UMKM, asosiasi, serta pengusaha lokal di Kalimantan Timur, Selasa (10/2/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Seno Aji, memberikan keterangan pers kepada media usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 kepada BUMD/BUMDes, koperasi, UMKM, asosiasi, serta pengusaha lokal di Kalimantan Timur, Selasa (10/2/2026). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, mendorong reaktivasi ribuan sumur minyak tidak aktif yang tersebar di kawasan perumahan dan sejumlah wilayah lain di Indonesia. Menurutnya, jika sumur-sumur tersebut kembali dioperasikan, akan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produksi minyak nasional.

Hal itu disampaikan Seno Aji saat dikonfirmasi media usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 kepada BUMD/BUMDes, koperasi, UMKM, asosiasi, serta pengusaha lokal di Kalimantan Timur, Selasa (10/2/2026).

“Ribuan sumur yang saat ini tidak aktif ini, jika direaktivasi, tentu akan memberikan tambahan dukungan terhadap produksi minyak nasional. Saat ini produksi minyak Indonesia berada di kisaran 600 ribu barel per hari. Dengan pemberdayaan sumur-sumur tersebut, kita optimistis bisa menambah sekitar 15 ribu hingga 20 ribu barel per hari,” ujar Seno Aji.

Ia menjelaskan, peningkatan produksi minyak tidak hanya berdampak pada penguatan ketahanan energi nasional, tetapi juga berpotensi besar menggerakkan roda perekonomian daerah. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya keterlibatan perusahaan daerah serta pelaku usaha lokal dalam pengelolaan sektor energi dan pertambangan.

“Ekonomi daerah tentu akan ikut bangkit. Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga berpeluang meningkat karena perusahaan-perusahaan daerah terlibat langsung dalam usaha ini. Karena itu, kami mendorong agar sektor pertambangan dan energi bisa memberikan pencerahan yang positif kepada masyarakat, sehingga mereka terdorong untuk ikut berpartisipasi dalam usaha energi,” jelasnya.

Terkait keberlanjutan Koperasi Tambang Rakyat (KTR) di Kalimantan Timur, Seno Aji menyampaikan bahwa koperasi tersebut hingga kini masih eksis. Namun, proses perizinan di tingkat pusat masih menghadapi sejumlah kendala regulasi.

“Di tingkat pusat masih ada persoalan regulasi yang sedang berproses, sehingga pengajuan Izin Usaha Pertambangan (IUP) koperasi masih tertahan di kementerian. Kami masih menunggu instruksi dari pusat. Jika proses tersebut sudah selesai, maka kegiatan koperasi dapat kembali berjalan,” ungkapnya.

Selain membahas sektor energi, Seno Aji juga menyinggung program nasional terkait perumahan rakyat dan teknisasi. Ia menegaskan bahwa instruksi Presiden akan dijalankan di daerah, termasuk upaya mitigasi dan pendataan rumah-rumah rakyat yang masih menggunakan atap seng.

“Kami sedang melakukan mitigasi. Jumlah rumah dengan atap seng di Kalimantan Timur memang tidak terlalu banyak. Dari hasil pendataan tersebut, kami merencanakan pembangunan industri genteng yang bisa dikelola oleh Koperasi Merah Putih. Mudah-mudahan Dinas PUPR segera melaporkan hasil mitigasi ini,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Seno Aji juga memaparkan sejumlah capaian program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur selama satu tahun terakhir. Di antaranya program pendidikan gratis termasuk pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT), layanan kesehatan gratis melalui BPJS, serta program bantuan bagi para marbot.

“Alhamdulillah, program-program prioritas sudah berjalan. Memang masih terdapat kelemahan dan kekurangan yang terus kami perbaiki, khususnya dalam sistem pendidikan gratis. Tahun ini tercatat sekitar 124 ribu mahasiswa menjadi tanggungan pemerintah, sehingga membutuhkan perhatian dan pengelolaan yang serius,” pungkasnya.

Ia pun memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur dapat berjalan dengan baik, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
©2026
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Celni Pita Sari Tegaskan Dukungan DPRD untuk Fasilitas Polri dan Pengembangan Olahraga di Kaltim

18 Mei 2026 - 17:00 WITA

dprdkota40

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Transparansi Pembagian Kios Pasar Pagi, Puluhan Pedagang Aktif Belum Kebagian

18 Mei 2026 - 16:00 WITA

dprdkota39

Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak

16 Mei 2026 - 15:00 WITA

pdkt002

Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka

16 Mei 2026 - 14:00 WITA

pdkt001

Andi Harun Dorong Festival Budaya Samarinda Diperkuat Lewat Perda

14 Mei 2026 - 11:03 WITA

andi0001

Enam Raperda Disepakati, DPRD Samarinda Dorong Percepatan Regulasi Strategis

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

helmi0001
Trending di BERITA DAERAH