KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Mengawali bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Komunitas Belajar Kukar Pintar Idaman (KBKPI) di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara menggelar kegiatan khatam Al-Qur’an, tausiyah Ramadhan, buka puasa bersama, serta shalat Maghrib berjamaah di Aula Serbaguna kantor Disdikbud Kukar, Sabtu (21/2/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Kukar Dafip Haryanto, Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah, jajaran pejabat di lingkungan Disdikbud, serta Ketua PCNU Kutai Kartanegara KH Muhammad Askin Bahar bersama sejumlah tamu undangan lainnya.
Usai kegiatan, Dafip Haryanto menjelaskan bahwa KBKPI merupakan komunitas yang dibentuk melalui Keputusan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 513/SK-BUP/HK/2022 sebagai wadah transformasi pendidikan di Kutai Kartanegara.
“KBKPI hadir untuk menjawab tantangan pendidikan di era digital. Kita ingin membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual serta memiliki akhlak mulia,” ujarnya.
Menurutnya, peran KBKPI sejalan dengan Misi 4 RPJMD Kukar 2025–2029 melalui program dedikasi “Terima Kaseh Guru Ngaji-Ku” serta dukungan Program “RT-Ku Terbaik”. Melalui alokasi dana Rp150 juta per RT, pemerintah mendorong pembentukan majelis taklim dan taman baca Al-Qur’an, pengadaan mushaf dan buku tafsir, hingga program “Satu RT Satu Hafidz/Hafidzah”.
Ia juga menekankan pentingnya peran anggota KBKPI sebagai agen dakwah di tengah masyarakat, terutama dalam mengajarkan baca tulis Al-Qur’an kepada anak-anak dan remaja, serta memperluas jejaring komunitas hingga ke desa-desa.
“Mewakili Bupati, kami memberikan apresiasi karena KBKPI telah mengimplementasikan Perda Gerakan Etam Mengaji. Kami berharap komunitas ini menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi intelektual maupun spiritual,” tambahnya.
Dafip menegaskan, pemanfaatan dana program RT diharapkan dapat mendukung kegiatan pendidikan dan keagamaan berbasis masyarakat, sehingga berdampak nyata terhadap penguatan karakter generasi muda.
“Dari berbagai program itu, kita berharap kualitas pendidikan di Kutai Kartanegara semakin meningkat, tidak hanya dari sisi pengetahuan, tetapi juga keimanan dan akhlaknya,” tutupnya.
Pewarta & Editor: Fairuzzabady @2026

















