Menu

Mode Gelap
Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Rehabilitasi Sekolah dan Evaluasi Menyeluruh SPMB 2027 Diskominfo Samarinda Tegaskan Tak Verifikasi Data SPMB, Hanya Kelola Sistem Aplikasi Komisi I DPRD Samarinda Evaluasi Serapan Anggaran, Dorong OPD Tingkatkan PAD pada 2027 Jalur Reguler SPMB Resmi Dibuka, Disdikbud Balikpapan Beri Kesempatan Terakhir Calon Murid Dinkes Balikpapan Perkuat Edukasi Keluarga untuk Cegah HIV dan Perilaku Seksual Berisiko

BERITA DAERAH · 3 Mar 2026 18:00 WITA ·

Komisi III DPRD Samarinda Sidak Teras Samarinda dan Taman Balai Kota, Soroti Kualitas hingga Akses Publik


 Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, memberikan keterangan kepada awak media usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek Teras Samarinda tahap II dan pembangunan Taman Balai Kota Samarinda, Selasa (3/3/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, memberikan keterangan kepada awak media usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek Teras Samarinda tahap II dan pembangunan Taman Balai Kota Samarinda, Selasa (3/3/2026). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Komisi III DPRD Kota Samarinda melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah proyek pembangunan strategis di Kota Tepian, Selasa (3/3/2026). Peninjauan tersebut difokuskan pada progres pembangunan Teras Samarinda tahap II yang mencakup segmen 1 hingga 4, serta pembangunan Taman Balai Kota Samarinda.

Sidak dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, didampingi para anggota Komisi III di antaranya Arief Kurniawan, Ari Wibowo, Elnathan Pasambe, Romadhony Pratama Putra, Fahruddin, Abdul Rohim, Jasno, Sutrisno, Muhammad Syahri, Achmad Sukamto, Maswedi, dan Mohammad Yusrul Hana. Turut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda, Hendra Kesuma beserta jajaran.

Dalam peninjauan di kawasan Teras Samarinda, Deni Hakim Anwar menjelaskan bahwa sebagian besar pembangunan pada tahap II sudah selesai dikerjakan. Dari empat segmen yang ada, hanya segmen satu yang masih dalam tahap penyelesaian.

“Segmen dua dan tiga sudah selesai, bahkan segmen dua sudah dilakukan serah terima. Sementara segmen empat yang sebelumnya mendapat perpanjangan waktu sekitar 50 hari, hari ini dinyatakan selesai meskipun proses serah terimanya belum dilakukan,” ujarnya.

Segmen satu sendiri memiliki nilai anggaran sekitar Rp49 miliar dengan panjang pembangunan sekitar 400 meter. Saat ini masih terdapat tiga item pekerjaan yang belum rampung sepenuhnya. Dinas PUPR juga mengusulkan tambahan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan lanjutan seperti pelapisan jembatan menggunakan PVC, penyempurnaan taman, hingga pekerjaan mekanikal dan elektrikal.

Sementara itu, pembangunan pada segmen empat menggunakan anggaran APBD Perubahan dengan nilai sekitar Rp23 hingga Rp24 miliar, sedangkan segmen dua dan tiga dibiayai melalui APBD Kota dengan nilai sekitar Rp21 miliar.

Dalam sidak tersebut, Komisi III memberikan sejumlah catatan penting terkait kualitas dan ketahanan fasilitas yang dibangun. Salah satu yang menjadi perhatian adalah area playground anak di segmen empat.

“Kita ingin fasilitas ini bisa bertahan lama. Jangan sampai baru enam bulan atau satu tahun sudah mengalami kerusakan. Apalagi untuk alas playground yang sering terkena panas dan hujan, kualitasnya harus benar-benar diperhatikan,” tegas Deni.

Selain itu, Komisi III juga menyoroti aspek keselamatan pada segmen satu, khususnya pada desain railing yang masih menggunakan material besi dengan jarak antar celah yang dinilai cukup lebar.

“Kami mengusulkan agar railing menggunakan stainless seperti di segmen dua, tiga dan empat. Ini penting untuk meningkatkan keamanan, terutama bagi anak-anak yang berkunjung,” tambahnya.

Usai meninjau Teras Samarinda, rombongan Komisi III melanjutkan sidak ke lokasi pembangunan Taman Balai Kota Samarinda yang saat ini juga menjadi perhatian masyarakat.

Menurut penjelasan Plt Kepala Dinas PUPR Samarinda, Hendra Kesuma, proyek tersebut merupakan pembangunan taman kota yang terintegrasi dengan kawasan Balai Kota dengan nilai anggaran sekitar Rp24 miliar.

Dalam proyek tersebut akan dibangun berbagai fasilitas, di antaranya area parkir di bagian atas yang mampu menampung sekitar 79 hingga 89 mobil, area parkir motor di bagian bawah, serta ruang pertemuan. Selain itu, taman ini juga dirancang memiliki akses yang terhubung dengan sejumlah titik strategis di sekitar Balai Kota.

Akses tersebut meliputi sisi selatan menuju area belakang Bapperida dan Gedung Dahlia (BPKAD), sisi utara menuju eks lapangan voli dan akses stadion, hingga koneksi ke Jalan Kusuma Bangsa dan area Gedung Balai Kota.

Secara umum, Komisi III menilai pembangunan taman tersebut cukup sepadan dengan nilai anggaran yang digunakan. Namun, DPRD menegaskan agar kawasan tersebut tetap menjadi ruang publik yang bisa diakses oleh masyarakat luas.

“Kita berharap taman ini benar-benar bisa dinikmati masyarakat. Jangan sampai menjadi area privat yang hanya bisa diakses oleh pejabat atau kalangan tertentu saja,” kata Deni.

Ia menambahkan, keberadaan taman kota yang representatif sangat penting untuk menghadirkan ruang terbuka bagi warga, baik untuk rekreasi, bersantai, hingga menjadi lokasi swafoto sekaligus memperlihatkan hasil pembangunan pemerintah kepada masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Komisi III juga menyoroti insiden robohnya tiang lampu golf yang sempat terjadi beberapa waktu lalu, padahal usia fasilitas tersebut belum genap satu tahun.

“Kita meminta penjelasan dari pihak terkait, kenapa tiang lampu itu bisa roboh padahal masih baru. Ini harus menjadi bahan evaluasi agar kualitas pekerjaan benar-benar diawasi dengan ketat,” tegasnya.

Melalui sidak ini, Komisi III DPRD Kota Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi pelaksanaan proyek pembangunan di Kota Samarinda agar berjalan sesuai spesifikasi, tepat waktu, serta memberikan manfaat nyata dan jangka panjang bagi masyarakat.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Rehabilitasi Sekolah dan Evaluasi Menyeluruh SPMB 2027

6 Juli 2026 - 17:00 WITA

a228

Diskominfo Samarinda Tegaskan Tak Verifikasi Data SPMB, Hanya Kelola Sistem Aplikasi

6 Juli 2026 - 16:00 WITA

a227

Komisi I DPRD Samarinda Evaluasi Serapan Anggaran, Dorong OPD Tingkatkan PAD pada 2027

6 Juli 2026 - 15:00 WITA

a226

Jalur Reguler SPMB Resmi Dibuka, Disdikbud Balikpapan Beri Kesempatan Terakhir Calon Murid

6 Juli 2026 - 14:00 WITA

a225

Dinkes Balikpapan Perkuat Edukasi Keluarga untuk Cegah HIV dan Perilaku Seksual Berisiko

6 Juli 2026 - 13:00 WITA

a224

Dinsos Balikpapan Kejar Target 70 Persen Registrasi Parlinsos Sebelum 25 Juli

6 Juli 2026 - 12:00 WITA

a223
Trending di BERITA DAERAH