KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, berharap proses penentuan jajaran direksi dan komisaris PT Bank Kaltimtara dilakukan secara objektif dan profesional. Hal ini disampaikannya usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Samarinda dengan agenda penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2025, Senin (30/3/2026).
Dalam keterangannya, Andi Harun menegaskan kepercayaan kepada Gubernur Kalimantan Timur sebagai pemegang saham mayoritas untuk mengambil keputusan terbaik bagi perusahaan.
“Kita percaya Pak Gubernur akan mempertimbangkan secara objektif, rasional, dan mengutamakan kepentingan perusahaan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti aspirasi masyarakat yang menginginkan putra daerah mengisi posisi strategis di Bank Kaltimtara. Namun, menurutnya, aspek profesionalitas tetap harus menjadi prioritas utama.
“Kalau ada putra daerah yang layak secara profesional tentu bisa dipertimbangkan. Tapi kalau tidak, tidak bisa dipaksakan. Dunia perbankan membutuhkan SDM yang benar-benar kompeten,” tegasnya.
Andi Harun menambahkan, Bank Kaltimtara diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk itu, kepemimpinan yang kredibel dan berpengalaman menjadi kunci penting.
“Kita ingin BPD ini memberi manfaat maksimal bagi ekonomi daerah. Karena itu, pimpinan ke depan harus lebih profesional dan lebih kuat,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan publik dengan menghindari keputusan yang tidak sesuai harapan pemegang saham mayoritas. Sebagai pemegang saham minoritas, Pemerintah Kota Samarinda hanya dapat memberikan masukan.
“Kami posisinya memberikan saran dan pendapat, karena porsi saham kami terbatas,” jelasnya.
Di akhir, Andi Harun berharap keputusan yang diambil nantinya mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat sekaligus menjaga profesionalitas lembaga perbankan.
“Kita doakan keputusan yang diambil benar-benar bijak dan terbaik untuk Kalimantan Timur,” pungkasnya.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















