KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyatakan komitmennya untuk mendukung kelompok paduan suara Borneo Cantata yang akan berlaga di ajang internasional. Dukungan tersebut disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Samarinda, Barlin Hady Kesuma, kepada awak media, Kamis (23/4/2026).
Barlin menjelaskan, komitmen tersebut muncul setelah adanya audiensi antara Borneo Cantata dengan pemerintah dan DPRD Kota Samarinda terkait rencana keberangkatan mereka ke luar negeri. Ia menilai, partisipasi dalam kompetisi internasional ini menjadi momentum penting karena membawa nama daerah hingga tingkat global.
“Intinya tadi ada audiensi dari paduan suara Borneo Cantata yang akan mengikuti kompetisi internasional. Mereka memohon dukungan dari pemerintah kota dan DPRD agar keberangkatan ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh,” ujarnya.
Menurutnya, langkah yang ditempuh Borneo Cantata merupakan bukti nyata potensi generasi muda Samarinda yang layak mendapatkan perhatian. Ia menegaskan bahwa pemerintah bersama DPRD memiliki tanggung jawab untuk mendorong dan memfasilitasi talenta-talenta daerah agar mampu bersaing di level internasional.
“Ini bagian dari upaya mengangkat potensi anak-anak muda kita agar bisa menjadi wakil di tingkat internasional. Kreativitas dan kompetensi mereka harus kita dukung, tidak hanya di tingkat kota, tetapi juga nasional hingga internasional,” tambahnya.
Terkait dukungan anggaran, Barlin menyebutkan bahwa pihaknya tetap akan mengikuti mekanisme yang berlaku. Disdikbud melalui bidang kebudayaan akan melakukan perhitungan kebutuhan yang bisa difasilitasi, kemudian berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Bapperida, serta tim anggaran pemerintah kota.
“Dukungan tentu ada, namun tetap melalui mekanisme. Kita akan hitung kemampuan anggaran dan diskusikan bersama tim anggaran Pemkot,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perhatian terhadap sektor seni dan budaya perlu terus ditingkatkan, seiring dengan identitas Samarinda sebagai kota musik. Menurutnya, dukungan tidak hanya sebatas anggaran, tetapi juga mencakup pembinaan berkelanjutan serta penyediaan fasilitas yang memadai bagi para pelaku seni.
“Di masa sekarang, kita tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pada aspek masyarakat, termasuk lembaga kebudayaan seperti Borneo Cantata. Ini harus mendapat perhatian,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Barlin berharap seluruh elemen, mulai dari pemerintah, DPRD, hingga sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dapat ikut berkontribusi dalam mendukung langkah Borneo Cantata.
“Kita berharap kreativitas dan prestasi warga Samarinda bisa terus didukung bersama. Sebuah peradaban dibangun dari penghargaan terhadap prestasi warganya. Kita harus mampu mengangkat anak-anak kita sendiri agar bisa sukses dan menjadi ikon di tingkat internasional,” pungkasnya.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















