Menu

Mode Gelap
Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026 Keteladanan Rasulullah, Inspirasi Untuk Generasi dan Prestasi Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami 190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

BERITA DAERAH · 16 Mei 2026 15:00 WITA ·

Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak


 Ketua Umum Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur sekaligus anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, memberikan keterangan usai menghadiri Pelantikan Pengurus Provinsi PDKT masa bhakti 2026–2031. Ia menilai kepengurusan baru diisi figur muda yang energik dan visioner. Perbesar

Ketua Umum Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur sekaligus anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, memberikan keterangan usai menghadiri Pelantikan Pengurus Provinsi PDKT masa bhakti 2026–2031. Ia menilai kepengurusan baru diisi figur muda yang energik dan visioner.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Pelantikan Pengurus Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) masa bhakti 2026–2031 berlangsung khidmat di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda, Sabtu (16/5/2026).

Dalam kepengurusan baru tersebut, Yulianus Henock Sumual resmi dilantik sebagai Ketua Umum PDKT, didampingi Marten Apuy sebagai Sekretaris Umum serta Paulus Adam sebagai Bendahara.

Usai kegiatan, Ketua Umum Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur sekaligus anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menilai kepengurusan periode kali ini diisi oleh figur-figur muda yang memiliki energi besar dan visi kuat untuk membawa organisasi semakin maju.

“Saudara Yulianus Henock Sumual terpilih sebagai Ketua Umum, Ketua Harian Hermanto Jigot, dan Sekretaris General Purandesmar Dinapuy. Saya melihat kepengurusan terutama dari KSB-nya merupakan orang-orang yang energik, muda, dan memiliki ideologi yang kuat,” ujarnya kepada awak media.

Menurut Viktor, keberadaan PDKT memiliki peran strategis dalam memperkuat posisi masyarakat adat Dayak, khususnya dalam menghadapi perkembangan pembangunan dan investasi di Kalimantan Timur. Karena itu, ia berharap pengurus baru mampu membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, lembaga adat, hingga berbagai stakeholder lainnya.

“Harapan kami tentu PDKT semakin depan, semakin bersinergi baik dengan pemerintah maupun stakeholder, terutama dengan Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur. Kita masing-masing memiliki tugas, di mana DAD sebagai yudikatif dan PDKT sebagai eksekutif,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan sumber daya manusia masyarakat adat Dayak menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Menurutnya, masyarakat adat harus mendapat ruang yang lebih besar dalam pembangunan daerah, pendidikan, hingga sektor ekonomi agar mampu berdaya saing tanpa kehilangan identitas budaya.

“Ada ruang-ruang yang memang harus banyak kita isi dalam membangun sumber daya manusia masyarakat adat Dayak Kalimantan Timur. Keterlibatan dalam pembangunan, investasi, pendidikan dan lainnya sangat dibutuhkan demi menjaga stabilitas pemerintahan dan stabilitas politik,” lanjut Viktor.

Selain itu, ia juga menyoroti susunan kepengurusan PDKT yang dinilai cukup representatif karena mampu mengakomodasi berbagai kalangan, baik dari generasi muda maupun tokoh senior.

“Yang istimewa saya lihat pengurusnya lumayan gemuk dan mengakomodir semua tingkat elemen masyarakat, baik usia maupun jenjang karier,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Viktor turut menekankan pentingnya pengembangan ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor yang dapat menjadi sumber kebangkitan ekonomi masyarakat. Ia menilai dukungan pemerintah dan pelaku usaha sangat dibutuhkan agar sektor tersebut berkembang lebih optimal.

“Ekonomi kreatif menjadi salah satu sumber kebangkitan ekonomi yang harus kita dorong dan support, terutama oleh pemerintah dan pelaku usaha karena mampu meningkatkan daya beli maupun daya jual masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti potensi wisata budaya di Kota Samarinda yang dinilai semakin berkembang dan mulai dikenal luas oleh masyarakat. Menurutnya, DPRD Kota Samarinda telah membentuk panitia khusus terkait pemberdayaan dan pengelolaan wisata daerah sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata.

“Kami sudah membentuk pansus tentang pemberdayaan dan pengelolaan wisata di Kota Samarinda. Ditambah lagi penguatan dari Wali Kota yang meminta setiap event seperti Festival Desa Budaya Pampang masuk dalam kalender budaya daerah,” katanya.

Ia menyebut sejumlah kawasan wisata berbasis budaya dan kearifan lokal, seperti Kampung Ketupat dan Kampung Keteling, memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai destinasi unggulan Kota Samarinda. Bahkan, DPRD juga mendorong pengembangan wisata arung Sungai Karang Mumus sebagai alternatif destinasi wisata baru.

“Kita berpikir harus punya perahu wisata dari bendungan sampai Muara Karang Mumus. Itu juga potensi wisata yang akan kita dorong bersama pemerintah,” tutupnya.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 84 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD

26 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h24

Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026

26 Agustus 2026 - 10:30 WITA

h23

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21

190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

25 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h20

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16

Temui Ratusan Sopir, Andi Harun Buka Ruang Evaluasi Fuel Card Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h15
Trending di BERITA DAERAH