KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat pelayanan kebersihan lingkungan dengan menyerahkan berbagai perlengkapan kerja dan sarana operasional bagi Petugas Pasukan Kebersihan Merah Putih. Penyerahan tersebut berlangsung di Taman Ulin Tenggarong dan dipimpin langsung oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para petugas kebersihan yang selama ini bekerja menjaga kebersihan Kota Tenggarong maupun sejumlah wilayah di Kukar. Selain penyerahan bantuan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi bersama ratusan pekerja harian lepas (PHL) Pasukan Merah Putih.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, Slamet Hadiraharjo, mengatakan para petugas kebersihan memiliki peran penting dalam menjaga kenyamanan lingkungan dan wajah daerah.
“Bapak ibu adalah pahlawan di balik layar yang menjaga Kukar tetap bersih dan nyaman,” ujarnya.
Slamet menjelaskan, saat ini jumlah tenaga PHL Pasukan Merah Putih di Kukar mencapai 860 personel. Sebanyak 802 personel bertugas di berbagai sektor kebersihan seperti penyapu jalan, penyapu taman, petugas truk sampah, pembersih makam, petugas parit, operator mesin rumput hingga petugas keamanan.
Dari jumlah tersebut, petugas penyapu jalan menjadi yang terbanyak dengan 344 orang, disusul penyapu taman sebanyak 115 orang dan petugas truk sampah sebanyak 94 orang. Selain itu terdapat pula petugas gerobak motor, petugas pemeliharaan parit, petugas tempat pembuangan akhir, hingga mandor lapangan yang tersebar di berbagai titik pelayanan kebersihan.
Sementara itu, sebanyak 58 personel lainnya ditempatkan di sejumlah kecamatan seperti Muara Jawa, Kota Bangun, Samboja, Muara Badak, Tenggarong Seberang dan Sanga-Sanga guna mendukung pelayanan kebersihan di wilayah kecamatan.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Kukar menyerahkan secara simbolis 872 paket pakaian kerja lapangan berupa kemeja teknikal, celana teknikal dan sepatu safety PDL. Peralatan tersebut diberikan untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan petugas saat bekerja di lapangan.
Selain seragam kerja, pemerintah daerah juga menyerahkan berbagai perlengkapan kebersihan seperti 1.000 sapu taman, 700 sapu lidi daun kelapa, 361 sekop, serta 215 liter bahan kimia pembasmi rumput.
Tak hanya itu, DLHK Kukar juga melakukan modernisasi fasilitas kebersihan melalui penyerahan kendaraan operasional berupa satu unit kendaraan roda tiga Tossa, dua unit kendaraan bermotor, 22 unit TPS sampah tiga warna berbahan plat besi, serta satu unit skylift setinggi 18 meter yang akan digunakan untuk pemangkasan pohon dan pembersihan area tinggi.
“Perlengkapan ini untuk mendukung kerja petugas sekaligus meminimalisir risiko cedera saat bertugas,” kata Slamet.
Menurutnya, keberadaan TPS tiga warna tersebut juga menjadi bagian dari edukasi pemilahan sampah kepada masyarakat agar pengelolaan sampah di Kukar semakin baik dan modern.
Slamet menambahkan, dipilihnya Taman Ulin sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. DLHK ingin kembali mengenalkan taman tersebut kepada masyarakat sebagai salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dimiliki Kukar.
“Harapannya masyarakat ikut menjaga dan merawat taman ini agar menjadi kebanggaan daerah,” ucapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini sejumlah pekerjaan pemeliharaan yang sebelumnya ditangani pihak ketiga mulai dilakukan secara mandiri oleh Pasukan Merah Putih. Kondisi itu terjadi karena adanya penyesuaian anggaran serta kebutuhan penanganan kebersihan yang semakin luas.
“Sebagian petugas kini juga menangani median jalan dan area tertentu lainnya,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Kukar berharap semangat kerja para petugas kebersihan semakin meningkat sehingga pelayanan kebersihan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan agar kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata.
“Kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” tutup Slamet.
Pewarta & Editor: Fairuzzabady @2026

















