Menu

Mode Gelap
PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama Kerja Sama PT WATS dan Perumdam Tirta Kencana Buntu, DPRD Samarinda Sorot Nasib 44 Karyawan TNI Kerahkan Tim Khusus Perkuat Pencegahan Karhutla di Kaltim KKT Salurkan Bantuan Material Pembangunan Masjid Nurul Iman di Kariangau Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

BERITA DAERAH · 25 Mei 2026 13:00 WITA ·

Bupati Kukar Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Layak Konsumsi Jelang Iduladha


 Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri melakukan monitoring kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di kawasan Jalan Lais, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Senin (25/5/2026). Foto: Akmal Hafidz Krisnowo. Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri melakukan monitoring kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di kawasan Jalan Lais, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Senin (25/5/2026). Foto: Akmal Hafidz Krisnowo.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri melakukan monitoring kesehatan hewan kurban di kawasan Jalan Lais, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Senin (25/5/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban yang beredar di wilayah Kukar dalam kondisi sehat, aman, dan memenuhi standar kesehatan hewan sebelum disembelih dan dikonsumsi masyarakat.

Dalam peninjauannya, Aulia Rahman Basri didampingi jajaran dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar serta dokter hewan yang melakukan pemeriksaan langsung terhadap sapi-sapi kurban yang akan dipasarkan kepada masyarakat.

“Kami melakukan peninjauan untuk memastikan hewan kurban yang beredar di Kutai Kartanegara dalam kondisi sehat dan memenuhi standar kesehatan,” ujar Aulia singkat.

Ia menjelaskan, seluruh hewan kurban yang telah diperiksa oleh dokter hewan nantinya akan diberikan tanda atau label khusus sebagai bukti bahwa hewan tersebut layak dijadikan hewan kurban.

Menurutnya, langkah ini menjadi bagian penting dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat saat mengonsumsi daging kurban pada Hari Raya Iduladha nanti.

“Kami ingin masyarakat merasa tenang karena hewan kurban yang dikonsumsi sudah diperiksa dan dinyatakan sehat oleh pihak yang berwenang,” tambahnya.

Aulia juga mengapresiasi kerja para dokter hewan dan petugas Distanak Kukar yang turun langsung melakukan pemeriksaan di lapangan sejak beberapa hari terakhir. Pemeriksaan tersebut dilakukan secara menyeluruh di berbagai kecamatan di Kukar guna memastikan tidak ada hewan yang terindikasi penyakit berbahaya.

Sementara itu, Dokter Hewan Distanak Kukar, Gunawan Nanang menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan melalui dua tahapan, yakni antemortem dan postmortem.

Pemeriksaan antemortem dilakukan sebelum hewan disembelih. Pada tahap ini, dokter hewan memastikan kondisi fisik sapi dalam keadaan sehat dan normal.

“Yang diperiksa mulai dari mata, hidung, mulut, cara berjalan hingga kondisi tubuh secara umum. Kalau sapi sehat, matanya cerah, hidung tidak berlendir, mulut tidak berliur, dan jalannya tidak pincang,” jelas Gunawan.

Ia mengatakan, pemeriksaan terhadap hewan kurban di lokasi tersebut telah dilakukan sejak Jumat lalu dan seluruh sapi yang diperiksa dinyatakan sehat.

“Untuk di lokasi ini ada sekitar 124 ekor sapi dan semuanya sehat,” katanya.

Selain pemeriksaan sebelum penyembelihan, nantinya juga akan dilakukan pemeriksaan postmortem atau pemeriksaan organ dalam setelah hewan dipotong. Pemeriksaan itu meliputi kondisi hati, jantung, ginjal, usus, dan organ lainnya guna memastikan tidak ada penyakit yang tersembunyi di dalam tubuh hewan.

Menurut Gunawan, pemeriksaan postmortem dilakukan oleh petugas khusus atau keurmaster yang memiliki kewenangan melakukan pengecekan organ dalam hewan setelah disembelih.

“Nanti dilihat apakah ada perubahan pada organ dalam, seperti cacing hati atau gangguan lainnya. Kalau ada bagian yang tidak layak, tentu tidak boleh dikonsumsi,” terangnya.

Ia juga memastikan hingga saat ini belum ditemukan laporan adanya hewan kurban yang terindikasi penyakit serius di seluruh kecamatan di Kukar.

“Alhamdulillah sampai sekarang aman semua. Mudah-mudahan saat pemeriksaan postmortem nanti juga tidak ditemukan penyakit,” pungkasnya.

 

Pewarta : Akmal Hafidz Krisnowo
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

31 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h44

Kerja Sama PT WATS dan Perumdam Tirta Kencana Buntu, DPRD Samarinda Sorot Nasib 44 Karyawan

31 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h43

TNI Kerahkan Tim Khusus Perkuat Pencegahan Karhutla di Kaltim

30 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h42

KKT Salurkan Bantuan Material Pembangunan Masjid Nurul Iman di Kariangau

30 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h41

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39
Trending di BERITA DAERAH