Menu

Mode Gelap
Aktivis Lingkungan Dorong Pengembangan Tebing Lonceng Utamakan Keselamatan dan Kolaborasi Digagas Sejak 2015, Rusdiansyah Ingin Wisata Gunung Lonceng Dikembangkan Jadi Kawasan Terpadu Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok Orang Tua Siswa Bangga Titipkan Anak di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

BERITA DAERAH · 18 Agu 2023 15:17 WITA ·

Yayasan BOS melepasliarkan 515 Orangutan Ke Alam Liar


 Yayasan BOS melepasliarkan 515 Orangutan Ke Alam Liar Perbesar

Kumalanews – Dalam rangka memperingati perayaan HUT ke-78 RI dan Hari Orangutan Internasional yang jatuh pada 19 Agustus, Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) sebagai mitra Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI mengumumkan kampanye baru yang bertajuk “Merdeka bagi Orangutan : Menyatukan Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia dengan Hari Orangutan”.

“Dimomen yang bersejarah ini, kami ingin menggabungkan semangat kemerdekaan bangsa Indonesia dengan upaya untuk memastikan kebebasan dan kelangsungan hidup orangutan,” terang  CEO Yayasan BOS Jamartin Sihite, Jumat (18/8/23).

Lebih lanjut Jamartin Sihite mengemukakan, kampanye “Merdeka bagi Orangutan” ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang perlindungan dan pelestarian orangutan sebagai spesies yang terancam dan berperan penting dalam ekosistem.

Tak hanya itu, melalui kampanye ini juga Yayasan BOS berupaya mendorong upaya pemulihan dan perlindungan hutan untuk memastikan kelangsungan hidup orangutan di alam liar.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya konservasi dan memahami peran penting orangutan dalam menjaga keseimbangan ekosistem,” ungkap Jamartin Sihite.

BOSF Pelepasliaran NM Ke 41 Website 4 scaled

Dalam semangat kemerdekaan, Yayasan BOS  juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia tentang pentingnya memastikan kebebasan dan kelangsungan hidup bagi orangutan, untuk hidup sejahtera di alam liar sesuai kodratnya.

“Seperti bangsa Indonesia merayakan kemerdekaan, orangutan juga berhak merdeka di rumah mereka di hutan,” jelas Jamartin Sihite.

Sejalan dengan semangat kemerdekaan Republik Indonesia, bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan BKSDA Kalimantan Tengah dan Timur, Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo (Yayasan BOS) telah berhasil melepasliarkan 515 orangutan kembali ke alam liar.

“Dipusat rehabilitasi Nyaru Menteng Kalteng dan Samboja Lestari Kaltim, tim kami merawat dan memberikan perlindungan terhadap kurang lebih 400 orangutan yang saat ini menunggu giliran untuk dilepasliarkan ke habitatnya,” ungkap Jamartin Sihite.

Dalam perayaan orangutan tahun ini, Yayasan BOS menggelar acara luring di Bogor dengan pemutaran film spesial dokumenter orangutan dengan menghadirkan pakar kesejahteraan hewan, pegiat fotografi di alam liar, dan campaigner awareness Yayasan BOS bertajuk “Forest for My Orangutans”.(adm_alf/BOSF)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Aktivis Lingkungan Dorong Pengembangan Tebing Lonceng Utamakan Keselamatan dan Kolaborasi

11 Juli 2026 - 21:00 WITA

a285

Digagas Sejak 2015, Rusdiansyah Ingin Wisata Gunung Lonceng Dikembangkan Jadi Kawasan Terpadu

11 Juli 2026 - 20:00 WITA

a284

Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok

11 Juli 2026 - 19:00 WITA

a283

Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

11 Juli 2026 - 13:00 WITA

a278

Pemkot Balikpapan Siapkan Relokasi Usai Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah

10 Juli 2026 - 15:00 WITA

a273

Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah di Balikpapan, Warga Selamat Berkat Evakuasi Cepat

10 Juli 2026 - 14:00 WITA

a272
Trending di BERITA DAERAH