Menu

Mode Gelap
Didik Agung: Trisakti Bung Karno Harus Menjadi Arah Pembangunan dan Pengelolaan APBD Samarinda Trisakti Bung Karno Harus Tercermin dalam APBD, Iswandi: Rakyat Harus Jadi Subjek Pembangunan Pengamat Unmul: Pembangunan Samarinda Harus Berpihak pada Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur Helmi Abdullah: Semangat Trisakti Bung Karno Masih Relevan untuk Arah Pembangunan Samarinda Ziarah Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Para Pahlawan

BERITA DAERAH · 21 Jun 2026 13:00 WITA ·

Ziarah Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Para Pahlawan


 Foto bersama pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Samarinda usai ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Samarinda dalam rangka Bulan Bung Karno 2026, Minggu (21/6/2026). Foto: Ricard. Perbesar

Foto bersama pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Samarinda usai ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Samarinda dalam rangka Bulan Bung Karno 2026, Minggu (21/6/2026). Foto: Ricard.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Samarinda menggelar ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan Kesuma Bangsa, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, Minggu (21/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno 2026 sekaligus bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan Indonesia.

Ziarah diikuti jajaran pengurus, kader, simpatisan PDI Perjuangan, serta sejumlah tokoh partai. Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan doa bersama dan prosesi tabur bunga di pusara para pejuang bangsa.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Samarinda, Iswandi, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme sekaligus mengingatkan seluruh kader agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya,” kata Iswandi.

Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab seluruh elemen bangsa untuk terus mengenang sekaligus melanjutkan cita-cita mereka melalui karya dan pengabdian bagi masyarakat.

“Hari ini kita menikmati kemerdekaan, bisa hidup dengan nyaman, tetapi jangan sampai melupakan jasa mereka yang telah berkorban untuk bangsa dan negara,” ujarnya kepada awak media.

Iswandi menilai Bulan Bung Karno menjadi waktu yang tepat untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan, gotong royong, nasionalisme, serta kecintaan terhadap Tanah Air, khususnya kepada generasi muda. Menurutnya, semangat yang diwariskan Presiden pertama Republik Indonesia, Bung Karno, masih sangat relevan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa saat ini.

Ia berharap kegiatan ziarah ke makam pahlawan tidak hanya dilakukan pada momen tertentu, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter dan kebangsaan yang terus diwariskan kepada generasi penerus.

“Ini bukan sekadar tradisi. Ini cara kita mengingat perjuangan para pendahulu,” ujarnya singkat.

Lebih lanjut, Iswandi mengajak seluruh kader PDI Perjuangan dan masyarakat untuk meluangkan waktu berziarah ke makam para pahlawan sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum pernah mengunjungi makam pahlawan, padahal tempat tersebut menyimpan sejarah penting perjalanan bangsa.

“Kita ingin semua ikut terlibat. Belum tentu setahun sekali kita datang ke makam para pahlawan. Mumpung Bulan Bung Karno, ini menjadi kesempatan untuk mengenang sekaligus mendoakan mereka yang telah berjasa bagi bangsa,” katanya.

Ia menambahkan, perjuangan para pahlawan tidak hanya dikenang melalui doa, tetapi juga diwujudkan dengan menjaga persatuan, bekerja keras, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.

Menurut Iswandi, generasi saat ini memiliki tantangan yang berbeda dibanding masa perjuangan fisik dahulu. Jika para pahlawan berjuang mengusir penjajah, maka generasi sekarang memiliki tugas mempertahankan kemerdekaan melalui pembangunan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta menjaga keutuhan bangsa.

“Kita harus mengisi kemerdekaan dengan prestasi dan pengabdian,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Iswandi kembali mengingatkan bahwa seluruh kemudahan yang dinikmati masyarakat saat ini tidak terlepas dari pengorbanan para pejuang bangsa. Oleh karena itu, nilai-nilai perjuangan tersebut harus terus diwariskan agar tidak luntur oleh perkembangan zaman.

“Harapan kami, masyarakat selalu ingat bahwa apa yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan para pahlawan. Semangat pengorbanan, persatuan, dan cinta tanah air itulah yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi penerus,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ziarah dan tabur bunga tersebut, DPC PDI Perjuangan Kota Samarinda berharap semangat Bung Karno dan para pahlawan bangsa terus hidup di tengah masyarakat serta menjadi inspirasi dalam membangun Kota Samarinda dan Indonesia yang lebih maju, berdaulat, dan berkepribadian.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Didik Agung: Trisakti Bung Karno Harus Menjadi Arah Pembangunan dan Pengelolaan APBD Samarinda

21 Juni 2026 - 21:30 WITA

a52

Trisakti Bung Karno Harus Tercermin dalam APBD, Iswandi: Rakyat Harus Jadi Subjek Pembangunan

21 Juni 2026 - 20:30 WITA

a51

Pengamat Unmul: Pembangunan Samarinda Harus Berpihak pada Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

21 Juni 2026 - 19:30 WITA

a50

Helmi Abdullah: Semangat Trisakti Bung Karno Masih Relevan untuk Arah Pembangunan Samarinda

21 Juni 2026 - 18:30 WITA

a49

Polsek Loa Kulu dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Penghubung Lima Desa Jelang HUT Bhayangkara ke-80

21 Juni 2026 - 09:00 WITA

a43

Mahasiswa dan KNPI Soroti Raperda TBC-HIV/AIDS, Tekankan Penguatan Pencegahan dan Perlindungan Hukum

20 Juni 2026 - 23:00 WITA

a42
Trending di BERITA DAERAH