KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Camat Samarinda Ulu, Sujono, mengapresiasi kegiatan Merawat Pertiwi berupa penanaman bibit pohon buah yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Samarinda di kawasan Folder Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Jumat (3/7/2026). Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah dan partai politik dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Aksi penghijauan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026 itu diikuti Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Samarinda, Iswandi, bersama jajaran pengurus, kader partai, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Samarinda, serta pemerintah kecamatan dan masyarakat setempat.
Usai kegiatan, Sujono mengatakan penanaman pohon tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi memiliki manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat. Menurutnya, semakin banyak ruang hijau yang ditanami pohon produktif, semakin besar pula manfaat yang akan dirasakan oleh generasi mendatang.
“Ini bentuk kerja sama yang sangat baik dan patut diapresiasi,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan semangat pelestarian lingkungan yang terus didorong pemerintah. Selain memperingati Bulan Bung Karno, aksi penghijauan itu juga dinilai selaras dengan upaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kota Samarinda.
Menurut Sujono, masyarakat juga berharap para pemangku kebijakan tidak hanya aktif dalam forum diskusi atau pembahasan kebijakan, tetapi turut hadir di tengah masyarakat melalui aksi-aksi nyata yang memberikan dampak langsung.
“Masyarakat ingin melihat para pengambil kebijakan juga turun langsung ke lapangan,” katanya.
Lebih lanjut, Sujono menyebut gerakan penanaman pohon tersebut mendukung program pemerintah pusat, khususnya arahan Presiden terkait penguatan ketahanan pangan dan ketahanan iklim. Pohon buah yang ditanam tidak hanya berfungsi menghijaukan kawasan, tetapi juga diharapkan menjadi sumber pangan yang dapat dimanfaatkan masyarakat ketika mulai berbuah dalam beberapa tahun mendatang.
“Aksi seperti ini mendukung ketahanan pangan sekaligus ketahanan iklim. Ini langkah positif yang perlu terus dilanjutkan,” ungkapnya.
Ia berharap gerakan penghijauan tidak berhenti pada peringatan Bulan Bung Karno, tetapi menjadi agenda berkelanjutan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, hingga instansi pemerintah.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi warga Samarinda.
“Kami berharap semakin banyak pihak yang ikut berkolaborasi menanam dan merawat pohon. Kalau dilakukan bersama-sama, manfaatnya akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















