Menu

Mode Gelap
Aktivis Lingkungan Dorong Pengembangan Tebing Lonceng Utamakan Keselamatan dan Kolaborasi Digagas Sejak 2015, Rusdiansyah Ingin Wisata Gunung Lonceng Dikembangkan Jadi Kawasan Terpadu Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok Orang Tua Siswa Bangga Titipkan Anak di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

BERITA DAERAH · 11 Jul 2026 21:00 WITA ·

Aktivis Lingkungan Dorong Pengembangan Tebing Lonceng Utamakan Keselamatan dan Kolaborasi


 Aktivis Lingkungan Gunung Lingai, Nurdin, menilai Tebing Lonceng memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata alam dan mendorong pengembangannya dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemilik lahan. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Aktivis Lingkungan Gunung Lingai, Nurdin, menilai Tebing Lonceng memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata alam dan mendorong pengembangannya dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemilik lahan. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Aktivis Lingkungan Gunung Lingai, Nurdin, menilai Tebing Lonceng memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam. Namun, pengelolaannya harus mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemilik lahan agar memberikan manfaat jangka panjang.

Hal itu disampaikan Nurdin saat mengunjungi kawasan Tebing Lonceng, Samarinda Seberang, Sabtu (11/7/2026) malam.

Menurutnya, panorama alam dari ketinggian menjadi daya tarik utama Tebing Lonceng yang memiliki nilai tersendiri dan sulit ditemukan di lokasi lain.

“Pemandangannya luar biasa. Keindahan alam seperti ini tidak bisa dibeli dengan uang,” ujarnya.

Nurdin mengatakan, potensi tersebut perlu dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat membangun kerja sama sejak awal, sehingga pengembangan kawasan berjalan berkelanjutan.

Ia juga membagikan pengalamannya dalam mengembangkan wisata Gunung Lingai yang sempat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Namun, menurutnya, pengembangan kawasan itu sempat terhambat karena belum terbangunnya sinergi yang kuat.

“Jangan sampai pengalaman di Gunung Lingai terulang di Tebing Lonceng,” katanya.

Meski mengapresiasi keindahan kawasan tersebut, Nurdin mengingatkan bahwa aspek keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas. Ia menilai masih terdapat beberapa titik tebing yang berpotensi longsor dan memerlukan penanganan sebelum kawasan dikembangkan lebih luas.

“Keselamatan pengunjung harus menjadi perhatian utama pengelola,” tegasnya.

Nurdin berharap Tebing Lonceng tidak hanya berkembang sebagai destinasi wisata yang menarik, tetapi juga tetap menjaga kelestarian lingkungan, memperhatikan faktor keselamatan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui kolaborasi semua pihak.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Digagas Sejak 2015, Rusdiansyah Ingin Wisata Gunung Lonceng Dikembangkan Jadi Kawasan Terpadu

11 Juli 2026 - 20:00 WITA

a284

Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok

11 Juli 2026 - 19:00 WITA

a283

Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

11 Juli 2026 - 13:00 WITA

a278

Pemkot Balikpapan Siapkan Relokasi Usai Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah

10 Juli 2026 - 15:00 WITA

a273

Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah di Balikpapan, Warga Selamat Berkat Evakuasi Cepat

10 Juli 2026 - 14:00 WITA

a272

Fraksi Demokrat DPRD Samarinda Pelajari Tata Kelola DPRD dan Wisata Berbasis Masyarakat di Yogyakarta

10 Juli 2026 - 13:00 WITA

a271
Trending di BERITA DAERAH