Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 16 Jul 2026 14:00 WITA ·

DLH Pastikan TPA Manggar Aman, Mitigasi Kebakaran Diperketat Hadapi Musim Kemarau


 Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan memastikan TPA Manggar tetap aman dari potensi kebakaran selama musim kemarau. Berbagai langkah mitigasi, termasuk pengendalian gas metana dan peningkatan kesiapsiagaan petugas, terus diperkuat untuk mencegah terjadinya kebakaran. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan memastikan TPA Manggar tetap aman dari potensi kebakaran selama musim kemarau. Berbagai langkah mitigasi, termasuk pengendalian gas metana dan peningkatan kesiapsiagaan petugas, terus diperkuat untuk mencegah terjadinya kebakaran. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan memastikan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Manggar dalam kondisi aman dari potensi kebakaran meski cuaca panas mulai melanda dan musim kemarau diperkirakan semakin menguat. Langkah mitigasi diperketat menyusul arahan pemerintah pusat agar seluruh daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran di TPA.

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan, termasuk mengoptimalkan pengelolaan gas metana yang menjadi salah satu pemicu utama kebakaran di tempat pembuangan akhir.

“Kami terus melakukan mitigasi agar kebakaran di TPA tidak terjadi,” ujar Sudirman, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, TPA Manggar menggunakan sistem sanitary landfill, sehingga timbunan sampah ditutup dengan tanah dan risiko akumulasi gas metana dapat ditekan. Berbeda dengan sistem open dumping, metode ini dinilai lebih aman dalam mencegah munculnya titik api saat suhu udara meningkat.

Selain itu, gas metana yang dihasilkan dari timbunan sampah dimanfaatkan sebagai sumber energi bagi sekitar 380 rumah tangga di sekitar TPA. Sementara kelebihan gas dibakar menggunakan flare agar tidak menumpuk dan memicu kebakaran.

“Gas metana kami manfaatkan sebagai energi, sisanya dibakar melalui flare sehingga tetap terkendali,” katanya.

DLH juga menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi keadaan darurat. Sekitar 40 petugas TPA Manggar telah dibekali pelatihan penanganan awal kebakaran, didukung ketersediaan sumber air dan peralatan pemadam. Apabila diperlukan, penanganan akan dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Meski Balikpapan hampir dua pekan tidak diguyur hujan, Sudirman menegaskan kondisi TPA Manggar masih aman. Ia mengimbau petugas maupun masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran di sekitar kawasan TPA guna mencegah risiko kebakaran selama musim kemarau.

“Selama pengelolaan gas metana berjalan baik dan kewaspadaan tetap dijaga, kami optimistis TPA Manggar tetap aman,” pungkasnya.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH