KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengajak masyarakat meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana geologi di Kalimantan Timur. Pesan itu disampaikannya usai menghadiri Sosialisasi Mitigasi Bencana Geologi yang digelar Komisi XII DPR RI bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Kamis (30/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Andi Harun hadir sebagai tuan rumah dan memberikan sambutan kepada peserta yang didominasi generasi muda. Menurutnya, pelibatan anak muda menjadi langkah penting untuk membangun budaya sadar bencana sejak dini.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat agar edukasi masyarakat tentang bencana geologi semakin meningkat,” ujarnya.
Andi Harun mengatakan masih banyak masyarakat yang menganggap Samarinda dan Kalimantan Timur relatif aman dari ancaman bencana. Padahal, berdasarkan kajian ilmiah, wilayah tersebut tetap memiliki potensi bencana geologi yang perlu diantisipasi.
Ia menjelaskan, aktivitas pemanfaatan sumber daya alam selama bertahun-tahun telah memengaruhi kondisi lingkungan dan meningkatkan risiko bencana, seperti longsor dan banjir di sejumlah kawasan.
“Fakta ilmiah menunjukkan kita harus tetap waspada. Potensi longsor dan banjir tetap ada sehingga mitigasi harus diperkuat,” katanya.
Menurut Andi Harun, peningkatan edukasi menjadi kunci untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat. Ia juga mengapresiasi dipilihnya Samarinda sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi mitigasi bencana geologi yang dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
Selain itu, ia menyoroti persoalan banjir di Samarinda yang sebagian dipengaruhi kondisi daerah hulu atau hinterland. Menurutnya, terganggunya keseimbangan lingkungan akibat aktivitas pertambangan pada masa lalu turut berkontribusi terhadap meningkatnya risiko banjir kiriman.
“Restorasi lingkungan harus menjadi perhatian bersama agar risiko bencana dapat ditekan,” tegasnya.
Andi Harun menilai penanganan persoalan lingkungan tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur, di bawah koordinasi Pemerintah Provinsi, membangun kolaborasi dalam upaya pemulihan lingkungan dan pengurangan risiko bencana.
Ia berharap sinergi tersebut dapat diwujudkan melalui kebijakan yang terintegrasi sehingga mitigasi bencana berjalan lebih efektif dan mampu melindungi masyarakat dari berbagai potensi bencana di masa mendatang.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















