KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan apresiasi kepada seluruh kafilah yang membawa daerah itu meraih gelar juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah.
Penghargaan tersebut tidak hanya diberikan kepada peserta yang berhasil meraih juara, tetapi juga kepada kafilah yang belum memperoleh gelar sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan proses pembinaan yang telah mereka jalani.
Rombongan kafilah MTQ Nasional Kaltim tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Minggu (20/9/2026). Kedatangan rombongan dipimpin Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud bersama Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni yang juga menjabat Ketua Kafilah MTQ Nasional Kaltim.
Rombongan disambut Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Danlanud Dhomber Balikpapan Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, serta General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara SAMS Sepinggan R Iwan Winaya Mahdar.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengatakan keberhasilan meraih juara umum merupakan hasil kerja keras seluruh kafilah yang telah menjalani pembinaan dan pelatihan secara intensif sebelum mengikuti kompetisi tingkat nasional.
“Alhamdulillah, Kaltim menjadi juara umum. Terima kasih kepada seluruh kafilah yang telah mengharumkan nama Kalimantan Timur di tingkat nasional,” ujar Rudy.
Menurutnya, capaian tersebut tidak diraih secara instan. Para peserta menjalani berbagai tahapan pembinaan, mulai dari training center, karantina, hingga pelatihan secara intensif selama berbulan-bulan.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemprov Kaltim menyiapkan bonus berdasarkan capaian masing-masing peserta. Sekda Kaltim Sri Wahyuni menjelaskan, peraih juara pertama mendapatkan bonus Rp100 juta, juara kedua Rp50 juta, juara ketiga Rp25 juta, sedangkan juara harapan memperoleh Rp10 juta.
“Pak Gubernur memberikan apresiasi Rp100 juta untuk juara satu, Rp50 juta juara dua, Rp25 juta juara tiga, dan Rp10 juta untuk juara harapan,” kata Sri.
Pemprov Kaltim juga memberikan perhatian kepada peserta yang belum berhasil meraih gelar juara. Sri menyebut enam kafilah yang belum mendapatkan gelar tetap akan memperoleh bonus sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka selama mengikuti MTQ Nasional.
Pada MTQ Nasional XXXI, Kaltim mengirimkan 56 kafilah untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 37 kafilah berhasil melaju ke babak final.
“Dari 56 kafilah Kaltim di semua cabang, 37 berhasil masuk final,” jelas Sri.
Persiapan MTQ 2027 Dimulai Lebih Awal
Keberhasilan Kaltim meraih juara umum pada MTQ Nasional XXXI menjadi modal sekaligus tantangan untuk menghadapi penyelenggaraan MTQ Nasional berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di DKI Jakarta pada 2027.
Pemprov Kaltim berkomitmen mempersiapkan kafilah lebih awal agar pembinaan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Rudy berharap prestasi yang diraih tahun ini dapat dipertahankan pada kompetisi berikutnya.
“Insya Allah tahun 2027 MTQ Nasional dilaksanakan di DKI Jakarta. Kita berharap Kaltim mampu mempertahankan juara umum,” ujarnya.
Sri Wahyuni menjelaskan, pola penyelenggaraan MTQ Nasional yang kini berlangsung setiap tahun membuat daerah harus menyesuaikan strategi pembinaan. Sebelumnya, terdapat jeda waktu dua tahun yang dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan kafilah.
“Kini MTQ dilaksanakan setiap tahun, sehingga waktu persiapannya menjadi lebih singkat,” jelas Sri.
Karena itu, pembinaan untuk menghadapi MTQ Nasional 2027 akan mulai dirancang sejak akhir 2026. Calon kafilah akan dipersiapkan lebih awal melalui program pembinaan dan pelatihan secara berkelanjutan sesuai cabang yang diikuti.
Pembinaan juga mencakup cabang hafalan Al-Qur’an dengan berbagai tingkatan, mulai dari satu juz hingga 30 juz, serta cabang lainnya yang diperlombakan dalam MTQ Nasional.
Pemprov Kaltim berharap hasil MTQ Nasional 2026 dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pembinaan ke depan. Dengan waktu persiapan yang lebih singkat, kesinambungan program pembinaan dinilai penting untuk menjaga kualitas qari, qariah, hafiz, dan hafizah Kaltim menghadapi MTQ Nasional 2027 di Jakarta.
Pewarta : M Hilmansyah Editor : Fairuzzabady @2026

















