KUMALANEWS.ID – Sejumlah partai politik di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan komentar, terkait perebutan kursi DPRD Kukar, pasca coblosan Pemilu 14 Februari 2024.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kutai Kartanegara (Kukar) Bidang Politik dan Hukum, Aulia Rahman Basri mengatakan, PDIP Kukar telah meraih 18 Kursi di DPRD Kabupaten Kukar dari total 45 kursi yang diperebutkan.
Menurutnya, hal tersebut berdasarkan data perhitungan cepat dari kumpulan C1 Plano dalam foto dan fisik yang berasal dari seluruh saksi PDI Pee di seluruh TPS di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
“Kami menyatakan bahwa PDIP Kukar menang Pemilu di Kukar. Ini adalah kemenangan rakyat Kukar yang mencintai PDIP,” ujar Aulia Rahman Basri, pada Sabtu (17/2/2024).
Tak hanya itu, Aulia Rahman Basri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh simpatisan, kader maupun relawan yang telah bekerja keras untuk memenangkan PDI Perjuangan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh simpatisan, kader, dan relawan yang telah bekerja keras untuk memenangkan PDIP,” tutur Aulia Rahman Basri.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kutai Kartanegara (Kukar) Eko Wulandanu memprediksi, bahwa PKB Kukar bisa meraih 4-5 kursi di DPRD Kabupaten Kukar.
“Prediksinya DPC PKB Kukar bisa meraih sekitar 4-5 kursi. Memang ini belum final, sebab masih ada TPS yang belum diinput,” kata Eko Wulandanu.
Lebih lanjut Eko Wulandanu mengemukakan, berdasarkan hasil dari tabulasi suara yang dilakukan oleh DPC PKB Kukar, kemungkinan 4-5 kursi DPRD itu didapatkan dari setiap daerah pemilihan (dapil), yakni di dapil 1,2,3,5 dan 6.
“Terlalu dini kalau mengklaim, sebab proses masih berjalan, masih sangat dinamis dan bergerak terus. Kita tidak boleh mendahului mekanisme penghitungan dari KPU,” tegasnya.
Eko Wulandanu juga berharap, dengan hasil ini tidak ada situasi yang menguntungkan partai tertentu dengan cara tidak baik dan sehat atau curang. Baik itu yang terjadi di TPS, kecamatan sampai dengan rekapitulasi tingkat Kabupaten oleh KPU.
“Kami minta pihak penyelenggara tetap netral, kami juga akan melakukan pengawasan. Sebab DPC PKB Kukar juga punya C1 lengkap dari semua dapil lewat saksi-saksi partai,” pungkasnya.(fz)

















