Menu

Mode Gelap
Merangkai Identitas Nusantara Lewat Motif Batik, Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal Polsek Loa Kulu dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Penghubung Lima Desa Jelang HUT Bhayangkara ke-80 Mahasiswa dan KNPI Soroti Raperda TBC-HIV/AIDS, Tekankan Penguatan Pencegahan dan Perlindungan Hukum DPRD Samarinda Dorong Raperda TBC dan HIV/AIDS, Tekankan Penguatan Regulasi dan Deteksi Dini Wakil Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Sekolah Rakyat, Tekankan Ketepatan Sasaran dan Perlindungan Hak Anak

BERITA DAERAH · 26 Jul 2024 15:39 WITA ·

“Gelombang Darat” di Tama Pole Mulai Bisa Diatasi, Wabup Kukar Tinjau Langsung Kondisi Jalan


 “Gelombang Darat” di Tama Pole Mulai Bisa Diatasi, Wabup Kukar Tinjau Langsung Kondisi Jalan Perbesar

KUMALANEWS.ID – Pelan tapi pasti, “gelombang darat” yang kerap dilalui masyarakat Kelurahan Tama Pole, Kecamatan Muara Jawa, mulai bisa diatasi.

“Gelombang darat” yang dimaksud yakni rusaknya jalan utama baik masuk dan keluar dari kawasan Kelurahan Tama Pole.

Namun kini jalanan tersebut sudah bisa dilalui masyarakat dengan lancar.

Ini menjadi salah satu bukti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) tidak hanya fokus membangun di kawasan perkotaan saja, namun juga hingga kawasan terdalam.

Lurah Tama Pole, Fatmawati menjelaskan, jalan yang diperbaiki Pemkab Kukar merupakan akses utama masyarakat.

Maka dari itu, Ia dan masyarakat sangat bersyukur atas perbaikan jalan tersebut.

“Selain jalan perusahaan, ini satu-satunya jalan, akses utama,” tegasnya.

Ia pun menceritakan sulitnya melintasi jalan tersebut sebelum adanya perbaikan.

Kendati sukar dilintasi, namun mau tidak mau, suka tidak suka masyarakat harus tetap melawati jalan tersebut untuk bisa sampai ke tujuan.

“Sebelum perbaikan jalan ini sangat susah digunakan, istilah kami aspal meleleh, gelombang darat,” ucap Fatmawati.

Di saat-saat tertentu, jalanan menjadi sangat sulit dilewati.

Kondisi itu juga berimbas terhadap aktivitas siswa sekolah.

Tidak jarang siswa terpaksa izin karena jalanan sulit untuk dilewati.

“Siswa sering izin karena tidak bisa lewat, kalau dipaksakan bisa terjatuh,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin memantau langsung kondisi jalan yang sudah selesai diperbaiki.

Sejauh ini terdapat sekitar 641 meter yang sudah diperbaiki, tersisa sekitar 500 meter yang masih harus diperbaiki.

“Harapan kami mudah-mudahan di anggaran perubahan bisa kembali dikerjakan sekitar 150-200 meter, kemudian sisanya di anggaran selanjutnya,” harap Fatmawati. (*)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polsek Loa Kulu dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Penghubung Lima Desa Jelang HUT Bhayangkara ke-80

21 Juni 2026 - 09:00 WITA

a43

Mahasiswa dan KNPI Soroti Raperda TBC-HIV/AIDS, Tekankan Penguatan Pencegahan dan Perlindungan Hukum

20 Juni 2026 - 23:00 WITA

a42

DPRD Samarinda Dorong Raperda TBC dan HIV/AIDS, Tekankan Penguatan Regulasi dan Deteksi Dini

20 Juni 2026 - 22:00 WITA

a41

Wakil Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Sekolah Rakyat, Tekankan Ketepatan Sasaran dan Perlindungan Hak Anak

20 Juni 2026 - 21:00 WITA

a40

DPRD Samarinda Apresiasi SRT 24: Siswa Tunjukkan Perubahan Signifikan dalam Satu Tahun

20 Juni 2026 - 20:00 WITA

a39

Kepala SRT 24 Samarinda Apresiasi Kolaborasi Lintas Sektor, Sebut Sekolah Rakyat Tumbuh dari Kebersamaan

20 Juni 2026 - 19:00 WITA

a38
Trending di BERITA DAERAH