Menu

Mode Gelap
Pemkab Kukar Dorong Gaya Hidup Sehat, Pelatihan Instruktur Senam Jantung Digelar hingga Enam Seri Disdikbud Samarinda Siapkan SPMB 2026, Tegaskan Perpisahan Sekolah Tanpa Pungutan Ismail Latisi: SDM Pendidikan Harus Siap Hadapi Persaingan Global DPRD Samarinda Soroti Kekurangan 500 Guru dan Tantangan Kurikulum Baru PWI Kukar dan Mahasiswa UMKT Perkuat Literasi Hukum Lewat Diskusi Kolaboratif

BERITA DAERAH · 9 Sep 2024 11:15 WITA ·

Pertahankan Piala Adipura ke 8, DLH PPU Berharap Doa dan Dukungan Warga Benuo Taka


 Kepala Dinas Lingkungan HidupKabupaten Penajam Paser Utara, Safwana (foto:kumalanews.id) Perbesar

Kepala Dinas Lingkungan HidupKabupaten Penajam Paser Utara, Safwana (foto:kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Pasca tujuh  kali mendapatkan Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia (RI) dalam pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) terus berkomitmen untuk kembali mempertahankan Piala Adipura, dimana pada Minggu kedua bulan September 2024 akan dilakukan penilaian.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Safwana mengatakan, guna memenuhi target mempertahankan Piala Adipura ke 8, DLH PPU tidak hanya bergerak secara sendiri, namun sejumlah stakeholder terkait, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta masyarakat juga turut membantu untuk terlibat.

Safwana menerangkan bahwa, tidak hanya wilayah perkantoran yang akan menjadi lokasi penilaian, tetapi rumah sakit, pasar, pelabuhan, pemukiman dan sekolah juga menjadi lokasi penilaian.

“Melihat objek yang akan menjadi penilaian tentu saja, kami tak mampu secara maksimal kalau sendiri,” ujar Safwana, Senin (9/9/2024).

“Oleh sebab itu untuk mempertahankan Piala Adipura ke 8 ini, kami melibatkan semua elemen pendukung dan syukur sampai sejauh ini semua  berjalan dengan baik,” sambung Safwana.

Safwana juga mengemukakan bahwa, DLH PPU sejak jauh hari sudah mengirim surat ke SKPD untuk menjaga titik pantau penilaian Adipura, khususnya 19 titik pantau yang menjadi fokus penilaian Adipura serta Kelengkapan yang diperlukan.

“Dalam waktu dekat Pusat Pengelolaan Ekoregion (P3EK ) Kalimantan yang merupakan perpanjangan tangan dari KLHK dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kaltim untuk melakukan penilaian, dan sampai saat ini semua sudah berjalan dengan baik,” ungkap Safwana.

“Sisanya kami mohon doa dan dukungannya kepada seluruh masyarakat Benuo Taka, agar kami bisa kembali mempertahankan Piala Adipura ke 8 PPU dalam pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau,” tutupnya.(adv)

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkab Kukar Dorong Gaya Hidup Sehat, Pelatihan Instruktur Senam Jantung Digelar hingga Enam Seri

6 Mei 2026 - 09:30 WITA

jantung001

Disdikbud Samarinda Siapkan SPMB 2026, Tegaskan Perpisahan Sekolah Tanpa Pungutan

5 Mei 2026 - 18:00 WITA

dissmd1

Ismail Latisi: SDM Pendidikan Harus Siap Hadapi Persaingan Global

5 Mei 2026 - 17:00 WITA

dprdkota17

DPRD Samarinda Soroti Kekurangan 500 Guru dan Tantangan Kurikulum Baru

5 Mei 2026 - 16:00 WITA

drpdkota16

PWI Kukar dan Mahasiswa UMKT Perkuat Literasi Hukum Lewat Diskusi Kolaboratif

5 Mei 2026 - 15:00 WITA

pwikukar0005

DPRD Kukar Terima Aksi Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf

4 Mei 2026 - 17:00 WITA

demo0005
Trending di BERITA DAERAH