Menu ✖

Mode Gelap
Duta Genre Kukar Jadi Konselor Sebaya, Perkuat Edukasi Remaja dan Pencegahan Stunting Warga Manggar Baru Gotong Royong Bersihkan Pesisir Sungai Manggar, Ratusan Kantong Sampah Diangkut Distanak Kukar Siapkan Distribusi 19 Pompa Air, Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian Bupati Kukar Tinjau Kebakaran Loa Ipuh, 11 Rumah Terdampak dan 15 KK Jadi Perhatian TP PKK Balikpapan Dorong Kelurahan Siaga TBC, Kader Dasawisma Dilibatkan

BERITA DAERAH · 22 Sep 2024 09:15 WITA ·

Ritual Bepelas Upacara Sakral Pada Pelaksanaan Erau Adat Kutai


 Foto : Awal Perbesar

Foto : Awal

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Selama penyelenggaraan Erau Adat Pelas Benua, akan terdengar suara dentuman merian dari depan Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Dentuman meriam tersebut menjadi pertanda bahwa ritual bepelas tengah dilakukan oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin.

Bepelas menjadi salah satu rangkaian ritual sakral di Erau. Dalam ritual ini, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin melakukan ritual berjalan menuju Tiang Ayu dengan tangan kiri berpegangan pada kain cinde dan tangan kanan memegang tali juwita.

Sesampainya di hadapan Tiang Ayu, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin, akan menginjak pusaka Gong Raden Galuh yang segera disambut dengan dentuman meriam.

Biasanya, bepelas dilakukan oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin pada malam pertama hingga malam ketujuh.

Ritual bepelas berlangsung setelah prosesi merangin selesai dilaksanakan di Serapo Belian, kecuali ketika jatuh pada malam Jumat.

Sebelum Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin melakukan bepelas, terlebih dahulu akan dilakukan sejumlah ritual.

Baca juga Pj Bupati PPU M. Zainal Arifin Apresiasi Gebyar Malam Pentas Seni dan UMKM https://kumalanews.id/2024/09/22/pj-bupati-ppu-m-zainal-arifin-apresiasi-gebyar-malam-pentas-seni-dan-umkm/

Selanjutnya, pawang acara mengucapkan mantra untuk menghadirkan Dewa Karang dan Pangeran Sri Ganjur yang dipercaya menjadi penjaga Tiang Ayu dari gangguan selama pelaksanaan bepelas.

“Bepelas ini maksudkan agar Sultan mendapatkan kekuatan dalam melaksanakan tugas pemerintah dan melaksanakan adat,” ujar Raden Dedi, kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Selepas rangkaian prosesi tersebut dilaksanakan, barulah bepelas dilakukan oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin.

Usai melakukan bepelas para hadirin dipersilahkan untuk memasuki ruang utama keluarga dan kemudian dilanjutkan dengan beberapa prosesi lainnya.(fin/ruz)

Artikel ini telah dibaca 189 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Duta Genre Kukar Jadi Konselor Sebaya, Perkuat Edukasi Remaja dan Pencegahan Stunting

18 Oktober 2026 - 16:00 WITA

o11

Warga Manggar Baru Gotong Royong Bersihkan Pesisir Sungai Manggar, Ratusan Kantong Sampah Diangkut

18 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o10

Distanak Kukar Siapkan Distribusi 19 Pompa Air, Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian

18 Oktober 2026 - 14:00 WITA

o9

Bupati Kukar Tinjau Kebakaran Loa Ipuh, 11 Rumah Terdampak dan 15 KK Jadi Perhatian

18 Oktober 2026 - 13:00 WITA

o8

TP PKK Balikpapan Dorong Kelurahan Siaga TBC, Kader Dasawisma Dilibatkan

18 Oktober 2026 - 12:00 WITA

o7

Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah

17 Oktober 2026 - 21:00 WITA

o6
Trending di BERITA DAERAH