Menu

Mode Gelap
Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80 Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

BERITA DAERAH · 7 Okt 2024 12:15 WITA ·

DLH PPU Dorong Partisipasi dan Kesadaran Masyarakat Terhadap Lingkungan Melalui Bank Sampah


 Salah satu bank sampah di PPU (Istimewa) Perbesar

Salah satu bank sampah di PPU (Istimewa)

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU, kini tengah gencar memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap pengelolaan sampah khususnya melalui program bank sampah.

Hal itu dilakukan sebagai upaya mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan yang dimulai dari rumah tangga, yang nantinya bisa dipilah dan dapat menjadikan sampah bernilai ekonomi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PPU Safwana menyebut bahwa, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan sampah yang efektif harus dimulai dari akar permasalahan, yaitu kesadaran akan pentingnya memilah sampah di tingkat rumah tangga.

“Kami memerlukan keterlibatan masyarakat untuk pengelolaan sampah dari rumah,” ujar Safwana, saat ditemui belum lama ini.

“Kesadaran ini sangat penting agar pengelolaan sampah berkelanjutan dapat tercapai,” sambung Safwana.

Tak hanya itu, Dinas Lingkungan Hidup Penajam Paser Utara juga mendorong perkembangan unit bank sampah di berbagai wilayah. Pasalnya, Bank sampah tersebut bukan hanya bertujuan mengurangi jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi dapat memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat yang berpartisipasi.

Baca juga Dorong Masyarakat Untuk Lebih Aktif Mengelola Sampah, DLH PPU Berikan Edukasi Pengelolaan Sampah Menjadi Bernilai Ekonomi https://kumalanews.id/2024/10/07/dorong-masyarakat-untuk-lebih-aktif-mengelola-sampah-dlh-ppu-berikan-edukasi-pengelolaan-sampah-menjadi-bernilai-ekonomi/

Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat memilah sampah dari rumah, yang kemudian dapat dijual melalui bank sampah. Dan diharapkan, mampu mengurangi volume sampah serta pada saat yang sama meningkatkan pendapatan warga.

“Harapannya, masyarakat dapat memanfaatkan bank sampah dengan baik sehingga sampah tidak hanya dianggap sebagai limbah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi,” terang Safwana.

Selain itu, DLH PPU juga bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam menyelenggarakan pelatihan pengelolaan sampah. Dimana beberapa unit bank sampah dari kabupaten Penajam Paser Utara turut serta dalam pelatihan yang dilaksanakan di Balikpapan.

“Kami terus mendorong agar masyarakat makin sadar akan pentingnya memilah sampah dari rumah dan menjadikannya kebiasaan sehari-hari,” tegas Safwana.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan pengelolaan sampah di Kabupaten PPU akan semakin baik dan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat.(adv)

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda

1 Juli 2026 - 21:00 WITA

a191

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

a190

Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

a181

BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

a180

Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

a179

Inspektorat Balikpapan Perketat Pengawasan SPMB 2026, Buka Posko Aduan Cegah Kecurangan

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

a178
Trending di BERITA DAERAH