Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 7 Nov 2024 10:15 WITA ·

Pemdes Kayu Batu Ajak Masyarakat Desa Kelola Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomis


 Kepala Desa Kayu Batu, Andri Sofyandani (Kumalanews.id) Perbesar

Kepala Desa Kayu Batu, Andri Sofyandani (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLHK), Pemerintah Desa (Pemdes) Kayu Batu mencoba gebrakan baru dalam mengelola masalah yang ada di wilayahnya.

Cara yang ditempuh ini adalah, dengan mendaur ulang sampah yang telah dikumpulkan menjadi sebuah produk yang bernilai ekonomis.

Sumpah yang didaur ulang menjadi sebuah produk terbagi menjadi dua, yakni sampah organik dan anorganik.

“Kita kumpulkan sampah-sampah baik organik maupun anorganik untuk dibuatkan sebuah produk yang bernilai ekonomis,” ucap Kepala Desa Kayu Batu Andri Sofyandani, saat dikonfirmasi pada Kamis (7/11/2024).

Lebih lanjut Andri Sofyandani mengemukakan bahwa, di tahun ini pihaknya menerima bantuan mesin pencacah sampah dan mesin pres yang digunakan untuk keperluan daur ulang.

Total bantuan yang diterima pihaknya mencapai 7 miliar, dan juga akan digunakan untuk pembuatan gedung tempat penampungan serta daur ulang sampah hingga fasilitas pendukungnya.

Tak hanya itu, Pemdes Kayu Batu juga melibatkan masyarakat setempat untuk diberdayakan dalam pengelolaan sampah hingga menjadi sebuah produk jadi.

Demi kelancaran program tersebut, Pemdes Kayu Batu berencana memberdayakan masyarakat setempat untuk membantu proses daur ulang hingga pembuatan produk yang bernilai ekonomis.

“Jadi program ini melibatkan masyarakat, kita juga bentuk pengurusnya disana,” ungkap Andri Sofyandani.

Baca juga Tekan Angka Stunting, Kelurahan Melayu Bakal Berikan PMT Bagi Balita https://kumalanews.id/2024/11/06/tekan-angka-stunting-kelurahan-melayu-bakal-berikan-pmt-bagi-balita/

Andri Sofyandani juga menyebut bahwa, pihaknya saat ini kekurangan kendaraan untuk mengangkut sampah-sampah ke tempat daur ulang.

Hal tersebut mendorong pihaknya untuk bekerjasama dengan Ketua RT, Lembaga-lembaga desa yang ada di Desa Kayu Batu.

Andri Sofyandani juga berharap, dengan adanya program Bank Sampah tersbut masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola sampah dan tidak membuang sampah sembarangan khususnya di sungai Mahakam.

“Kita harus sadar bahwa kebersihan itu penting, bahkan dengan kreativitas kita sampah bisa juga kita daur ulang menjadi barang-barang yang bisa kita jual,” tutupnya.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH