Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan 17 Orang Positif Narkoba Saat Operasi Ketiga di Gunung Bugis, Polda Kaltim Siapkan Rehabilitasi Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

BERITA DAERAH · 11 Nov 2024 12:15 WITA ·

Tangani Kasus Stunting, Kelurahan Timbau Terapkan Program PMT


 Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha Murhan (Kumalanews.id) Perbesar

Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha Murhan (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Stunting merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika anak-anak mengalami gangguan pertumbuhan, terutama dari segi tinggi badan yang tidak sesuai dengan standar usianya.

Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak tetapi juga perkembangan kognitif, kemampuan belajar, dan produktivitasnya di masa depan.

Oleh karena itu, stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi perhatian serius di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Para pemangku kepentingan di seluruh daerah di Indonesia tengah menyusun strategi dan program dalam rangka pengentasan stunting, termasuk Kelurahan Timbau yang saat ini tengah gencar melakukan intervensi terhadap stunting di wilayahnya.

Hal tersebut juga dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mengentaskan stunting di Kabupaten tertua di Timur Borneo ini.

“Saat ini kita lebih intens untuk penanggulangan stunting di Kelurahan Timbau,” ujar Lurah Timbau Marten Hedy Yudha Murhan, pada Senin (11/11/2024).

Baca juga Kembangkan Objek Wisata Alam, Kecamatan Muara Muntai Ajak Pihak Ketiga Untuk Kerjasama https://kumalanews.id/2024/11/11/kembangkan-objek-wisata-alam-kecamatan-muara-muntai-ajak-pihak-ketiga-untuk-kerjasama/

Dalam hal itu, Marten Hedy Yudha Murhan menegaskan bahwa pihaknya akan memaksimalkan peran Posyandu dan juga PKK sebagai garda terdepan untuk penanganan stunting.

Dimana para kader PKK dan posyandu bekerjasama melaksanakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita yang terindikasi kurang gizi selama dua bulan.

“Saat ini hampir memasuki Minggu ke-6 itu melaksanakan pemberian makanan tambahan itu sampai 2 bulan ke balita-balita yang kurang gizi ataupun di bawah standar,” ungkap Marten Hedy Yudha Murhan.

Marten Hedy Yudha Murhan juga berharap, melalui program ini dapat efektif untuk mengatasi stunting, sehingga pertumbuhan dan perkembangan seluruh balita di wilayah Kukar khususnya di Kelurahan Timbau normal seperti balita pada umumnya.

“Semoga program ini efektif untuk mengatasi permasalah stunting di Kukar khususnya di Kelurahan Timbau,” tutupnya.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97

Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan

16 Oktober 2026 - 18:00 WITA

n85

Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

16 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n84

Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027

16 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n80

Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla

16 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n83
Trending di BERITA DAERAH