Menu

Mode Gelap
Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama DPRD Samarinda Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Soroti Pentingnya Kepercayaan Masyarakat Bongkar Jaringan Sabu 1,5 Kg di Loa Janan, Polres Kukar Amankan Dua Tersangka dan Kejar Satu DPO Penertiban Kawasan Hutan di Kukar Dipercepat, Pemda dan Satgas PKH Perkuat Sinergi

BERITA DAERAH · 3 Nov 2024 14:15 WITA ·

Dispora Kaltim Dorong Anak-Anak Kembali Terlibat dalam Permainan Tradisional


 Dispora Kaltim Dorong Anak-Anak Kembali Terlibat dalam Permainan Tradisional Perbesar

KUMALANEWS.ID, KALIMANTAN TIMUR – Di tengah kemajuan teknologi yang pesat, anak-anak kini lebih banyak menghabiskan waktu dengan perangkat digital daripada berpartisipasi dalam permainan tradisional yang kaya akan nilai budaya. Perubahan ini mengkhawatirkan karena permainan tradisional memiliki banyak manfaat, seperti mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta mempererat rasa kebersamaan antar sesama.

Menyadari hal ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) berinisiatif untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak melalui berbagai program yang dapat menggugah minat mereka. Program ini bertujuan agar generasi muda tidak hanya mengenal tetapi juga melestarikan permainan yang telah menjadi bagian dari warisan budaya lokal.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A. Bagus Sugiarta, mengungkapkan keprihatinannya terhadap anak-anak yang semakin jauh dari permainan tradisional. “Sekarang, anak-anak lebih tertarik pada gadget daripada mengenal permainan tradisional yang penuh dengan nilai sosial dan budaya. Kami ingin mereka kembali tertarik dan merasakan manfaat dari permainan yang dulu dimainkan oleh orang tua mereka,” jelas Bagus.

Sebagai langkah awal, Dispora Kaltim akan menyelenggarakan berbagai kegiatan, termasuk sosialisasi dan event-event yang mengangkat permainan tradisional serta olahraga untuk disabilitas. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada anak-anak tentang permainan tradisional yang tidak hanya mengasyikkan, tetapi juga mengandung pelajaran berharga dalam pengembangan karakter.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak dapat kembali merasakan keseruan bermain permainan tradisional yang juga mengajarkan mereka tentang nilai-nilai sosial yang sangat penting untuk tumbuh kembang mereka,” tambah Bagus.

Dengan program ini, Dispora Kaltim berharap dapat mengembangkan keterampilan sosial dan fisik anak-anak, sekaligus memperkenalkan mereka pada kekayaan budaya daerah. Dispora Kaltim berkomitmen untuk terus mendorong generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai permainan tradisional sebagai bagian dari penguatan karakter dan pelestarian budaya lokal.(adv)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi

15 April 2026 - 18:00 WITA

andi9999991

BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama

15 April 2026 - 17:00 WITA

smd909761

DPRD Samarinda Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Soroti Pentingnya Kepercayaan Masyarakat

15 April 2026 - 16:00 WITA

iswandi0987

Penertiban Kawasan Hutan di Kukar Dipercepat, Pemda dan Satgas PKH Perkuat Sinergi

15 April 2026 - 08:00 WITA

pkh001

Jembatan Merah Putih Presisi di Jonggon Resmi Direnovasi, Dorong Akses dan Ekonomi Warga

14 April 2026 - 14:00 WITA

polreskkar909

Redistribusi Iuran Jaminan Kesehatan Disorot, DPRD Samarinda Minta Pemprov dan Daerah Duduk Bersama

14 April 2026 - 13:00 WITA

dprd09999911
Trending di BERITA DAERAH