Menu

Mode Gelap
IKN Youth Forum Dorong Generasi Muda Lawan Hoaks dan Kawal Masa Depan Nusantara May Day 2026 di Kukar, Momentum Perkuat Sinergi dan Kepedulian bagi Pekerja May Day 2026, Perempuan Mahardhika Samarinda Soroti Ketidakadilan Buruh Perempuan Nelayan Muara Badak Ditemukan Meninggal Dunia Usai Terseret Arus Investasi Rp1,2 Triliun Masuk IKN, Dua Investor Pelopor Teken PKS

BERITA DAERAH · 20 Feb 2025 18:15 WITA ·

Edi Damansyah Apresiasi Program Ketahanan Pangan dan Pembangunan Pertanian di Kukar Yang Berjalan Secara Konsisten


 Edi Damansyah Apresiasi Program Ketahanan Pangan dan Pembangunan Pertanian di Kukar Yang Berjalan Secara Konsisten Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengapresiasi program ketahanan pangan dan pembangunan pertanian di Kabupaten tertua di Timur Borneo ini. Dimana kini, sudah memasuki tahun keempat dan pelaksanaannya berjalan secara konsisten.

Hal itu diungkapkan Bupati Kukar Edi Damansyah, saat dijumpai usai melaksanakan panen perdana melon hedroponik green house di Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, Kukar, pada Kamis (20/02/2025).

“Saya mengapresiasi program ketahanan pangan dan pembangunan pertanian di Kukar ini, yang telah memasuki tahun keempat, pelaksanaannya secara konsisten,” ucap Edi Damansyah.

“Semoga ini dapat memberikan dukungan bagi desa-desa, khusus desa yang ada di Kecamatan Tenggarong, termasuk Desa Rapak Lambur,” sambung Edi Damansyah.

Lebih lanjut Edi Damansyah mengemukakan bahwa, Desa Rapak Lambur ini telah ditetapkan oleh Pemkab Kukar sebagai salah satu lokus optimalisasi pengembangan pertanian pada sawah. Pasalnya, desa tersebut dinilai sudah cukup kuat dalam sektor pertanian, dan kedepannya akan dilakukan penguatan.

“Dalam dialog dengan anggota kelompok tani tadi, mereka mengusulkan perbaikan pengaturan air, seperti pembangunan pompa, pipanisasi serta pembuatan pintu air,” ungkap Edi Damansyah.

Orang nomor satu di Kutai Kartanegara itu juga menyebut bahwa saat ini, kondisi Desa Rapak Lambur cukup dipengaruhi oleh sungai Mahakam. Dimana jika air Mahakam pasang tinggi, maka terjadi kelebihan air dilahan pertanian.

Oleh karena itu, Edi Damansyah menegaskan bahwa Pemkab Kukar telah mengerjakan pembangunan pintu air di beberapa titik, serta melakukan normalisasi sungai hingga ke sungai Mangkurawang. Pasalnya, semua aliran air tersebut saling terhubung.

Menurutnya, jika persoalan air ini bisa teratasi, tidak hanya Desa Rapak Lambur yang akan mendapat manfaat, tetapi juga di sejumlah wilayah seperti Spontan dan sekitarnya.

“Dengan adanya pembangunan pintu air, maka optimalisasi pertanian di Desa Rapak Lambur ini bisa berjalan dengan baik,” pungkas Edi Damansyah.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

May Day 2026 di Kukar, Momentum Perkuat Sinergi dan Kepedulian bagi Pekerja

1 Mei 2026 - 14:00 WITA

day3

May Day 2026, Perempuan Mahardhika Samarinda Soroti Ketidakadilan Buruh Perempuan

1 Mei 2026 - 13:00 WITA

day1

Nelayan Muara Badak Ditemukan Meninggal Dunia Usai Terseret Arus

1 Mei 2026 - 12:00 WITA

tenggelam3

Disdik Kukar Tunggu Advice Kejaksaan, Insentif Guru Non-ASN Ditarget Segera Cair

30 April 2026 - 21:00 WITA

honorer3

DPRD Kukar Bahas Insentif Guru Honorer dan Layanan Kesehatan, Pembayaran Ditarget Pekan Depan

30 April 2026 - 20:00 WITA

honorer1

Nelayan Muara Badak Hilang Terseret Arus, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan

30 April 2026 - 19:00 WITA

tenggelam01
Trending di BERITA DAERAH