Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 20 Feb 2025 18:15 WITA ·

Edi Damansyah Apresiasi Program Ketahanan Pangan dan Pembangunan Pertanian di Kukar Yang Berjalan Secara Konsisten


 Edi Damansyah Apresiasi Program Ketahanan Pangan dan Pembangunan Pertanian di Kukar Yang Berjalan Secara Konsisten Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengapresiasi program ketahanan pangan dan pembangunan pertanian di Kabupaten tertua di Timur Borneo ini. Dimana kini, sudah memasuki tahun keempat dan pelaksanaannya berjalan secara konsisten.

Hal itu diungkapkan Bupati Kukar Edi Damansyah, saat dijumpai usai melaksanakan panen perdana melon hedroponik green house di Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, Kukar, pada Kamis (20/02/2025).

“Saya mengapresiasi program ketahanan pangan dan pembangunan pertanian di Kukar ini, yang telah memasuki tahun keempat, pelaksanaannya secara konsisten,” ucap Edi Damansyah.

“Semoga ini dapat memberikan dukungan bagi desa-desa, khusus desa yang ada di Kecamatan Tenggarong, termasuk Desa Rapak Lambur,” sambung Edi Damansyah.

Lebih lanjut Edi Damansyah mengemukakan bahwa, Desa Rapak Lambur ini telah ditetapkan oleh Pemkab Kukar sebagai salah satu lokus optimalisasi pengembangan pertanian pada sawah. Pasalnya, desa tersebut dinilai sudah cukup kuat dalam sektor pertanian, dan kedepannya akan dilakukan penguatan.

“Dalam dialog dengan anggota kelompok tani tadi, mereka mengusulkan perbaikan pengaturan air, seperti pembangunan pompa, pipanisasi serta pembuatan pintu air,” ungkap Edi Damansyah.

Orang nomor satu di Kutai Kartanegara itu juga menyebut bahwa saat ini, kondisi Desa Rapak Lambur cukup dipengaruhi oleh sungai Mahakam. Dimana jika air Mahakam pasang tinggi, maka terjadi kelebihan air dilahan pertanian.

Oleh karena itu, Edi Damansyah menegaskan bahwa Pemkab Kukar telah mengerjakan pembangunan pintu air di beberapa titik, serta melakukan normalisasi sungai hingga ke sungai Mangkurawang. Pasalnya, semua aliran air tersebut saling terhubung.

Menurutnya, jika persoalan air ini bisa teratasi, tidak hanya Desa Rapak Lambur yang akan mendapat manfaat, tetapi juga di sejumlah wilayah seperti Spontan dan sekitarnya.

“Dengan adanya pembangunan pintu air, maka optimalisasi pertanian di Desa Rapak Lambur ini bisa berjalan dengan baik,” pungkas Edi Damansyah.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH