Menu

Mode Gelap
Pemkab Kukar Dorong Gaya Hidup Sehat, Pelatihan Instruktur Senam Jantung Digelar hingga Enam Seri Disdikbud Samarinda Siapkan SPMB 2026, Tegaskan Perpisahan Sekolah Tanpa Pungutan Ismail Latisi: SDM Pendidikan Harus Siap Hadapi Persaingan Global DPRD Samarinda Soroti Kekurangan 500 Guru dan Tantangan Kurikulum Baru PWI Kukar dan Mahasiswa UMKT Perkuat Literasi Hukum Lewat Diskusi Kolaboratif

BERITA DAERAH · 12 Mar 2025 08:15 WITA ·

Disketapang Kukar Gelar GPM, Ratusan Masyarakat Antusias Berbelanja


 Disketapang Kukar Gelar GPM, Ratusan Masyarakat Antusias Berbelanja Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu perekonomian masyarakat.

Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar selama dua hari yakni 11-12 Maret 2025, Disketapang Kukar memberikan sokongan sembilan bahan pokok (Sembako) yang dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran.

“Kegiatan ini memang kita gelar untuk masyarakat dengan harga sembako yang murah tentunya,” ucap Kepala Disketapang Kukar Sutikno, pada Selasa (11/03/2025).

Lebih lanjut Sutikno mengemukakan bahwa tujuan digelarnya kegiatan ini merupakan bentuk upaya pemerintah daerah dalam mengurangi resiko terhadap terjadinya bencana yang terjadi di Kukar.

Tidak hanya itu, melalui GPM juga merupakan bentuk Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam pengendalian inflasi daerah.

“Gerakan ini juga bentuk upaya pemerintah daerah dalam menangani inflasi di Kukar,” sebut Sutikno.

Sutikno juga menjelaskan bahwa, Disketapang Kukar telah menyiapkan anggaran 2,5 miliar di tahun 2024 untuk menangani inflasi terkait kebutuhan cabai.

Dimana dana tersebut digunakan Disketapang Kukar untuk membantu 40 Kelompok Wanita Tani (KWT) guna mengembangkan produksi pertaniannya.

Hasilnya, harga cabai mulai dapat dikendalikan dan di akhir Maret 2025, Disketapang Kukar akan melakukan panen.

“12 Kecamatan di Kukar sudah mulai panen makanya harga cabai sudah mulai turun,” ungkap Sutikno.

Di tahun 2025, Disketapang Kukar juga telah menganggarkan sekitar 5,8 miliar untuk 150 KWT, dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten tertua di Timur Borneo ini.

“Semoga dengan adanya bantuan ini, tidak terjadi lagi inflasi khususnya di Kukar,” pungkas Sutikno.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkab Kukar Dorong Gaya Hidup Sehat, Pelatihan Instruktur Senam Jantung Digelar hingga Enam Seri

6 Mei 2026 - 09:30 WITA

jantung001

Disdikbud Samarinda Siapkan SPMB 2026, Tegaskan Perpisahan Sekolah Tanpa Pungutan

5 Mei 2026 - 18:00 WITA

dissmd1

Ismail Latisi: SDM Pendidikan Harus Siap Hadapi Persaingan Global

5 Mei 2026 - 17:00 WITA

dprdkota17

DPRD Samarinda Soroti Kekurangan 500 Guru dan Tantangan Kurikulum Baru

5 Mei 2026 - 16:00 WITA

drpdkota16

PWI Kukar dan Mahasiswa UMKT Perkuat Literasi Hukum Lewat Diskusi Kolaboratif

5 Mei 2026 - 15:00 WITA

pwikukar0005

DPRD Kukar Terima Aksi Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf

4 Mei 2026 - 17:00 WITA

demo0005
Trending di BERITA DAERAH