Menu

Mode Gelap
Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Soroti Konsistensi Konsep Kota Cerdas hingga Peluang Investasi Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru Paser, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal Korban Berkebaya dan Lomba Bernuansa Perjuangan, TP PKK Balikpapan Perkuat Semangat Kemerdekaan Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Jadi PR, DPRD Dorong Prioritas Berdasarkan Kondisi Lapangan DPRD Samarinda Dorong Royalti Batu Bara Kaltim Diperbesar, Kesejahteraan Daerah Harus Jadi Prioritas

BERITA DAERAH · 12 Mar 2025 08:15 WITA ·

Disketapang Kukar Gelar GPM, Ratusan Masyarakat Antusias Berbelanja


 Disketapang Kukar Gelar GPM, Ratusan Masyarakat Antusias Berbelanja Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu perekonomian masyarakat.

Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar selama dua hari yakni 11-12 Maret 2025, Disketapang Kukar memberikan sokongan sembilan bahan pokok (Sembako) yang dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran.

“Kegiatan ini memang kita gelar untuk masyarakat dengan harga sembako yang murah tentunya,” ucap Kepala Disketapang Kukar Sutikno, pada Selasa (11/03/2025).

Lebih lanjut Sutikno mengemukakan bahwa tujuan digelarnya kegiatan ini merupakan bentuk upaya pemerintah daerah dalam mengurangi resiko terhadap terjadinya bencana yang terjadi di Kukar.

Tidak hanya itu, melalui GPM juga merupakan bentuk Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam pengendalian inflasi daerah.

“Gerakan ini juga bentuk upaya pemerintah daerah dalam menangani inflasi di Kukar,” sebut Sutikno.

Sutikno juga menjelaskan bahwa, Disketapang Kukar telah menyiapkan anggaran 2,5 miliar di tahun 2024 untuk menangani inflasi terkait kebutuhan cabai.

Dimana dana tersebut digunakan Disketapang Kukar untuk membantu 40 Kelompok Wanita Tani (KWT) guna mengembangkan produksi pertaniannya.

Hasilnya, harga cabai mulai dapat dikendalikan dan di akhir Maret 2025, Disketapang Kukar akan melakukan panen.

“12 Kecamatan di Kukar sudah mulai panen makanya harga cabai sudah mulai turun,” ungkap Sutikno.

Di tahun 2025, Disketapang Kukar juga telah menganggarkan sekitar 5,8 miliar untuk 150 KWT, dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten tertua di Timur Borneo ini.

“Semoga dengan adanya bantuan ini, tidak terjadi lagi inflasi khususnya di Kukar,” pungkas Sutikno.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru Paser, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal Korban

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

g82

Berkebaya dan Lomba Bernuansa Perjuangan, TP PKK Balikpapan Perkuat Semangat Kemerdekaan

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

g81

Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Jadi PR, DPRD Dorong Prioritas Berdasarkan Kondisi Lapangan

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

g80

DPRD Samarinda Dorong Royalti Batu Bara Kaltim Diperbesar, Kesejahteraan Daerah Harus Jadi Prioritas

20 Agustus 2026 - 18:00 WITA

g79

Peserta KB Gratis di Samarinda Masih Rendah, DPRD Dorong Edukasi Dimulai Sejak Calon Pengantin

20 Agustus 2026 - 17:00 WITA

g78

Kewenangan Terbatas, DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Pengawasan Aktivitas Pertambangan

20 Agustus 2026 - 16:00 WITA

g77
Trending di BERITA DAERAH