Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Desak Kepastian Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Warga Menunggu Sejak 2012 Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Digelar, Promosikan Kearifan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Pampang Tanggapi Aksi Mahasiswa, Wawali Balikpapan Janji Percepat Penanganan PJU, Guru, BBM hingga Dampak PHK Rektor UINSI Dorong Perda Pemakaman yang Humanis dan Berkelanjutan Pemkot Balikpapan Lepas ASN Purnatugas, Bagus Susetyo: Pengabdian Tak Berakhir Saat Pensiun

BERITA DAERAH · 13 Mar 2025 09:15 WITA ·

Lurah Loa Ipuh Upayakan Atasi Permasalahan Sampah di Wilayahnya


 Lurah Loa Ipuh Upayakan Atasi Permasalahan Sampah di Wilayahnya Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Sebagai sumber dari berbagai penyakit, sampah merupakan permasalahan yang perlu menjadi perhatian khusus dalam rangka penanganan.

Berbagai pihak mulai menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah preventif mencegah penyakit yang ditimbulkan oleh berbagai bakteri dan virus yang berasal dari sampah.

Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), sebagai wilayah dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi, dimana daerah ini dapat menghasilkan volume sampah yang besar setiap harinya.

Jika tidak dikelola dengan baik, maka sampah tersebut dapat menumpuk dan mencemari lingkungan, sehingga bisa menyebabkan banjir akibat saluran air yang tersumbat, serta menjadi sarang penyakit.

Oleh karena itu, Lurah Loa Ipuh Erri Suparjan mengatakan bahwa, Kelurahan Loa Ipuh telah menangani permasalahan sampah dengan serius.

“Untuk menanggulangi permasalahan sampah, kami sudah melakukan beberapa langkah termasuk program bank sampah,” terang Erri Suparjan, pada Kamis (13/3/2025).

Lebih lanjut Erri Suparjan mengemukakan bahwa pihaknya telah memaksimalkan pembangunan bank sampah di setiap RT yang ada di Kelurahan Loa Ipuh.

Sampah yang berhasil dikumpulkan akan diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis, dimana hal tersebut dalam rangka membantu perekonomian masyarakat di wilayah Loa Ipuh.

“Sampah yang terkumpul akan dipilah kembali dan kemudian diolah untuk menjadi sebuah produk,” ujar Erri Suparjan.

Erri Suparjan juga menegaskan bahwa, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi terhadap penanganan sampah, terutama merubah pola pikr masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Karena menurutnya, walaupun pihaknya telah berupaya melakukan pengelolaan sampah, jika masyarakat tidak disiplin, upaya yang telah dilakukan tidak akan memberikan hasil yang maksimal.

“Kami menyadari bahwa merubah mindset masyarakat itu penting, makanya kami sering lakukan edukasi,” tutup Erri Suparjan.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Desak Kepastian Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Warga Menunggu Sejak 2012

17 Juni 2026 - 21:00 WITA

kk14

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Digelar, Promosikan Kearifan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Pampang

17 Juni 2026 - 20:00 WITA

kk13

Tanggapi Aksi Mahasiswa, Wawali Balikpapan Janji Percepat Penanganan PJU, Guru, BBM hingga Dampak PHK

17 Juni 2026 - 19:00 WITA

kk10

Rektor UINSI Dorong Perda Pemakaman yang Humanis dan Berkelanjutan

17 Juni 2026 - 18:00 WITA

kk9

Pemkot Balikpapan Lepas ASN Purnatugas, Bagus Susetyo: Pengabdian Tak Berakhir Saat Pensiun

17 Juni 2026 - 17:00 WITA

kk8

DPRD Samarinda Libatkan Akademisi, Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum Diuji Publik

17 Juni 2026 - 16:00 WITA

kk7
Trending di BERITA DAERAH