Menu

Mode Gelap
Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama DPRD Samarinda Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Soroti Pentingnya Kepercayaan Masyarakat Bongkar Jaringan Sabu 1,5 Kg di Loa Janan, Polres Kukar Amankan Dua Tersangka dan Kejar Satu DPO Penertiban Kawasan Hutan di Kukar Dipercepat, Pemda dan Satgas PKH Perkuat Sinergi

BERITA DAERAH · 10 Apr 2025 16:15 WITA ·

Terima Laporan Harga LPG Subsidi Tinggi, Dinas KUKM Perindag PPU Sidak Pangkalan LPG


 Terima Laporan Harga LPG Subsidi Tinggi, Dinas KUKM Perindag PPU Sidak Pangkalan LPG Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Margono Hadi Sutanto, bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat terkait tingginya harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi 3 Kg di wilayah Kecamatan Babulu.

Margono Hadi Sutanto bersama pejabat Bidang Perdagangan Dinas KUKM Perindag terjun langsung ke lapangan melakukan pengecekan pada sejumlah pangkalan LPG di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, meliputi RT 026, RT 027 dan RT 028, pada Kamis (10/04/2025).

Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) tersebut, diketahui bahwa masyarakat yang menyampaikan keluhan harga LPG mahal ternyata belum terdaftar atau tidak melakukan pendaftaran sebagai penerima subsidi tabung gas melon.

Menyikapi temuan tersebut, Dinas KUKM Perindag PPU melalui Bidang Perdagangan memberikan arahan kepada warga yang bersangkutan, untuk segera mendaftarkan diri ke pangkalan LPG terdekat.

Dimana langkah tersebut bertujuan untuk memfasilitasi mereka, agar dapat memperoleh kuota LPG bersubsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam hal itu, Margono Hadi Sutanto mengapresiasi responsif masyarakat dalam menyampaikan informasi dan keluhan.

Ia juga mengimbau agar masyarakat terus aktif mengawasi distribusi LPG bersubsidi di wilayah tersebut.

“Saya minta masyarakat untuk terus aktif mengawasi distribusi LPG bersubsidi di wilayah masing-masing,” pinta Margono Hadi Sutanto.

Tak hanya itu, Margono Hadi Sutanto juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang, apabila menemukan adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat dengan kondisi ekonomi mampu yang membeli tabung gas LPG subsidi 3 Kg.

Untuk itu, Margono Hadi Sutanto juga menegaskan bahwa pentingnya penyaluran subsidi yang tepat sasaran dan mengarahkan kelompok masyarakat mampu serta ASN untuk beralih menggunakan tabung gas non-subsidi (Bright Gas).

“Dinas KUKM Perindag Kabupaten PPU berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara ketat, guna memastikan pendistribusian LPG bersubsidi berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat memperolehnya dengan harga yang terjangkau,” pungkasnya. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi

15 April 2026 - 18:00 WITA

andi9999991

BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama

15 April 2026 - 17:00 WITA

smd909761

DPRD Samarinda Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Soroti Pentingnya Kepercayaan Masyarakat

15 April 2026 - 16:00 WITA

iswandi0987

Penertiban Kawasan Hutan di Kukar Dipercepat, Pemda dan Satgas PKH Perkuat Sinergi

15 April 2026 - 08:00 WITA

pkh001

Jembatan Merah Putih Presisi di Jonggon Resmi Direnovasi, Dorong Akses dan Ekonomi Warga

14 April 2026 - 14:00 WITA

polreskkar909

Redistribusi Iuran Jaminan Kesehatan Disorot, DPRD Samarinda Minta Pemprov dan Daerah Duduk Bersama

14 April 2026 - 13:00 WITA

dprd09999911
Trending di BERITA DAERAH