Menu

Mode Gelap
DPRD Paser dan Berau Berguru ke Samarinda, Dalami Pengawasan Ekonomi dan Optimalisasi Aset Daerah DPRD Berau Berguru ke Samarinda, Pelajari Tata Kelola Administrasi untuk Tingkatkan Akuntabilitas Lembaga Belajar ke DPRD Samarinda, Komisi I DPRD Paser Cari Formula Efisiensi Anggaran yang Tetap Pro-Rakyat SPMB Balikpapan 2026 Diawasi KPK dan Inspektorat, Disdikbud Tegaskan Tak Ada Ruang Praktik Titip Siswa Jalan Nasional Longsor Ditutup Total, Dishub Balikpapan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Tiga Bulan

BERITA DAERAH · 5 Mei 2025 20:15 WITA ·

Hadiri Musrenbang Provinsi Kaltim, Mudyat Noor: PPU Dapat Menjadi Salah Satu Prioritas Dalam Pembangunan RPJMD Kaltim


 Hadiri Musrenbang Provinsi Kaltim, Mudyat Noor: PPU Dapat Menjadi Salah Satu Prioritas Dalam Pembangunan RPJMD Kaltim Perbesar

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Untuk menyempurnakan rancangan rencana kerja, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Timur 2025–2029 serta Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2026, pada Senin (05/05/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Odah Etam Samarinda ini, dihadiri secara langsung oleh Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor beserta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU.

Dalam kesempatan itu, Bupati PPU Mudyat Noor menekankan pentingnya Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai wilayah yang berdampingan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dan ia berharap, PPU dapat menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan RPJMD Kaltim.

“Kami mengharapkan dukungan penuh dari Pemprov Kaltim dalam pemenuhan kebutuhan prioritas di Kabupaten PPU melalui RKPD,” ujar Mudyat Noor.

Tak hanya itu, Mudyat Noor juga menyampaikan dukungannya terhadap program unggulan Gratispol yang digagas Gubernur Kaltim. Namun, ia menyoroti bahwa Universitas Gunadarma yang berada di Kabupaten PPU belum mendapatkan akses terhadap program tersebut.

“Universitas Gunadarma di PPU tidak masuk dalam program Gratispol karena dianggap hanya sebagai cabang, padahal mayoritas mahasiswa di sana adalah warga PPU,” ungkap Mudyat Noor.

Orang nomor satu di Penajam Paser Utara itu juga menambahkan bahwa, Universitas Gunadarma telah memberikan potongan biaya pendidikan hingga 70 persen bagi mahasiswa asal PPU.

Untuk itu, Mudyat Noor juga berharap agar Pemprov Kaltim dapat mempertimbangkan kebijakan tersebut, sehingga mahasiswa di Universitas Gunadarma bisa merasakan manfaat program Gratispol.

“Kami berharap ini menjadi perhatian Pemprov Kaltim ke depan,” pungkasnya. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Paser dan Berau Berguru ke Samarinda, Dalami Pengawasan Ekonomi dan Optimalisasi Aset Daerah

4 Juni 2026 - 17:00 WITA

kota007

DPRD Berau Berguru ke Samarinda, Pelajari Tata Kelola Administrasi untuk Tingkatkan Akuntabilitas Lembaga

4 Juni 2026 - 16:30 WITA

kota006

Belajar ke DPRD Samarinda, Komisi I DPRD Paser Cari Formula Efisiensi Anggaran yang Tetap Pro-Rakyat

4 Juni 2026 - 16:00 WITA

kota005

DPRD Paser Belajar Pengelolaan Sampah ke Samarinda, Komisi III Bahas Sanitary Landfill hingga Rencana PLTSa

4 Juni 2026 - 15:30 WITA

kota004

SPMB Balikpapan 2026 Diawasi KPK dan Inspektorat, Disdikbud Tegaskan Tak Ada Ruang Praktik Titip Siswa

4 Juni 2026 - 15:00 WITA

bpn09

Jalan Nasional Longsor Ditutup Total, Dishub Balikpapan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Tiga Bulan

4 Juni 2026 - 14:30 WITA

bpn08
Trending di BERITA DAERAH