Menu

Mode Gelap
Keteladanan Rasulullah, Inspirasi Untuk Generasi dan Prestasi Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami 190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN-BMKG Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

BERITA DAERAH · 16 Jun 2025 16:15 WITA ·

Festival Nasi Bekepor Didorong Jadi Agenda Budaya Lintas Kecamatan di Kukar


 Festival Nasi Bekepor Didorong Jadi Agenda Budaya Lintas Kecamatan di Kukar Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Festival Nasi Bekepor ke-6 kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) pada Senin, (16/06/2025), di halaman Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).

Kegiatan tahunan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian kuliner khas Kutai, namun kini mulai diarahkan untuk menjangkau seluruh kecamatan di Kukar demi memperkuat identitas budaya secara merata.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan festival yang telah memasuki tahun keenam. Ia menilai, perluasan cakupan partisipasi menjadi langkah strategis agar festival ini benar-benar menjadi milik bersama masyarakat Kukar.

“Saat ini peserta dan pengunjung masih didominasi oleh masyarakat dari Tenggarong dan sekitarnya. Harapan kami, seluruh kecamatan bisa terlibat aktif dalam festival ini,” ujarnya.

Nasi Bekepor sendiri adalah kuliner tradisional masyarakat Kutai yang dimasak menggunakan kayu bakar atau arang, menghasilkan aroma khas. Hidangan ini terdiri dari nasi berbumbu yang dipadukan dengan rempah-rempah dan ikan, disajikan dalam wadah tradisional bernama kenceng. Cita rasa dan keunikan proses memasaknya menjadi daya tarik tersendiri yang potensial dikembangkan sebagai ikon kuliner lintas daerah.

Arianto menegaskan, semakin luas partisipasi wilayah, maka dampak sosial, budaya, dan ekonomi dari festival ini pun akan semakin besar.

“Kalau seluruh kecamatan bisa terlibat, ini akan menjadi pemantik promosi budaya desa-desa kita, sekaligus mendorong tumbuhnya UMKM dan pariwisata lokal,” tambahnya.

Salah satu inovasi dalam pelaksanaan tahun ini adalah pelibatan generasi muda, khususnya pelajar tingkat SMP dan SMA. Arianto menilai, keterlibatan mereka merupakan investasi penting untuk menjaga keberlanjutan tradisi di masa mendatang.

“Kita ingin tradisi ini tidak hanya dikenang, tapi diwarisi. Maka generasi muda harus dilibatkan sejak sekarang,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten, lanjut Arianto, berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan Festival Nasi Bekepor dari segi skala, kualitas, dan partisipasi lintas sektor.

“Festival ini bukan sekadar seremoni, tapi momentum untuk memperkuat identitas daerah. Kalau bisa dijalankan secara bersama oleh seluruh kecamatan, ini akan menjadi kebanggaan kolektif masyarakat Kukar,” pungkasnya.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21

190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

25 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h20

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16

Temui Ratusan Sopir, Andi Harun Buka Ruang Evaluasi Fuel Card Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h15

DPRD Samarinda Dorong Pemerintah Libatkan Sopir dalam Penataan Kupon Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h14

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h13
Trending di BERITA DAERAH