Menu

Mode Gelap
Harminsyah Soroti Kasus Viral di Bandung, Minta Penegakan Hukum Berjalan Tegas dan Berkeadilan Tari Kembar 4 Meriahkan Festival Budaya Pampang, Simbol Harmoni Dayak dan Jawa di Samarinda Celni Pita Sari Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Budaya Dayak Kenyah Festival Budaya Dayak Kenyah Pampang 2026 Meriah, Disporapar Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Warga Festival Budaya Dayak Kenyah Jadi Sarana Pelestarian Tradisi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat Pampang

BERITA DAERAH · 17 Jun 2025 19:15 WITA ·

Pencarian Hari Kedua Korban Diterkam Buaya di Kampung Kasai Masih Nihil


 Pencarian Hari Kedua Korban Diterkam Buaya di Kampung Kasai Masih Nihil Perbesar

KUMALANEWS.ID, BERAU – Operasi pencarian terhadap Ayong (53), warga yang dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya di perairan Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, kembali dilanjutkan oleh tim SAR gabungan pada hari kedua, Selasa (17/06/205).

Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, TNI, Polri, instansi terkait, serta relawan dan masyarakat setempat, melaksanakan penyisiran di dua sektor utama. Sektor pertama dilakukan ke arah hilir sejauh 2 kilometer dari lokasi kejadian menggunakan speed boat milik warga. Sementara sektor kedua menyisir ke arah hulu sejauh 2 kilometer dengan dukungan speed boat Polair.

Pencarian dimulai setelah pelaksanaan briefing pada pukul 07.00 WITA. Namun, sejumlah kendala turut dihadapi selama operasi berlangsung, seperti arus sungai yang deras dan ancaman dari satwa liar, khususnya buaya yang masih berkeliaran di sekitar lokasi.

Hingga pukul 18.00 WITA, pencarian belum membuahkan hasil. Tim kemudian memutuskan untuk menghentikan sementara operasi dan akan melanjutkan pencarian pada Rabu (18/6), pukul 07.00 WITA.

Adapun alat utama yang digunakan dalam operasi hari ini meliputi:

  • Rubber boat milik Basarnas
  • Speed boat Polair
  • Perahu milik warga
  • Perahu klotok milik Tagana
  • Peralatan SAR air, komunikasi, serta perlengkapan medis

“Kami terus berupaya maksimal dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia. Medan cukup menantang, ditambah dengan arus deras dan potensi ancaman buaya. Namun kami tetap fokus dan optimis melanjutkan pencarian esok hari,” ujar Sarifuddin, personel Rescue Unit Siaga SAR Berau.

Pihak keluarga korban serta masyarakat sekitar terus memantau perkembangan dengan harapan korban segera ditemukan. (*)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Harminsyah Soroti Kasus Viral di Bandung, Minta Penegakan Hukum Berjalan Tegas dan Berkeadilan

25 Juni 2026 - 20:00 WITA

a100a

Tari Kembar 4 Meriahkan Festival Budaya Pampang, Simbol Harmoni Dayak dan Jawa di Samarinda

25 Juni 2026 - 19:00 WITA

a99

Celni Pita Sari Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Budaya Dayak Kenyah

25 Juni 2026 - 18:00 WITA

a98a

Festival Budaya Dayak Kenyah Pampang 2026 Meriah, Disporapar Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Warga

25 Juni 2026 - 17:00 WITA

a97

Festival Budaya Dayak Kenyah Jadi Sarana Pelestarian Tradisi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat Pampang

25 Juni 2026 - 16:00 WITA

a96

Viktor Yuan Dorong Perda Desa Budaya Pampang, Perkuat Pelestarian Budaya dan Pengembangan Pariwisata

25 Juni 2026 - 15:00 WITA

a95
Trending di BERITA DAERAH