Kumalanews – Tampil sebagai exhibitor terbesar dalam agenda Resepsi Diplomatik 50 Tahun Indonesia-Korea Selatan, Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi kebanggaan tersendiri bagi Otorita IKN. Dan kegiatan tersebut sekaligus sebagai ajang untuk memperkenalkan konsep pembangunan sustainable forest city.
Dengan mengusung tema “Ibu Kota Nusantara, Kota Dunia Untuk Semua”, Resepsi Diplomatik itu dihadiri secara langsung oleh Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi, Agung Wicaksono, yang berlangsung di Hotel Lotte Seoul, Korea Selatan, pada Kamis (31/08/23) lalu.
“Banyak investor Korea yang berminat pada IKN dan telah berproses,” ujar Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi, Agung Wicaksono.
Lebih lanjut Agung Wicaksono mengungkapkan, pada perhelatan itu juga menjadi sebuah kehormatan bagi Otorita IKN, ketika ketua delegasi Pemerintah RI Menko Polhukam Mahfud MD turut menyambut dan menyambangi stand IKN.
“Ini sebuah kehormatan, dimana Menko Polhukam Mahfud MD turut menyambut dan menghampiri stand IKN dan menunjukkan dukungannya untuk Otorita IKN,” ucap Agung Wicaksono.
Senada dengan Duta Besar (Dubes) RI untuk Korea Selatan Gandi Sulistiyanto menyebutkan, bahwa IKN telah memiliki makna yang lebih dari sekedar Ibu Kota Nusantara. pasalnya, banyak Korea Selatan menunjukkan ketertarikan untuk berinvestasi di ibu kota baru Indonesia.
“Karena hal ini, banyak orang mengenal IKN juga sebagai Indonesian Korean Network,” singkat Gandi Sulistiyanto.

Resepsi Diplomatik 50 Tahun Indonesia-Korea Selatan, yang berlangsung di Hotel Lotte Seoul, Korea Selatan.(foto dok : Tim Komunikasi Otorita IKN)
Ditempat yang sama, Ketua Komite Persahabatan Parlemen Korea-Indonesia, Mr. Kim Gi Hyeon mengajak agar kedua negara dapat terus berperan aktif dan memperkuat solidaritas strategis di berbagai bidang termasuk ekonomi, diplomasi, kerja sama pertahanan, dan kebudayaan.
“Kita berharap, agar persahabatan Indonesia-Korea Selatan dapat terus berlanjut,” pinta Mr. Kim Gi Hyeon.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Mahfud MD menegaskan, bahwa Indonesia dan Korea Selatan memiliki modalitas yang kuat dalam memajukan kemitraan strategis karena memiliki banyak kesamaan nilai
“Indonesia dan Korea Selatan memiliki modalitas yang kuat, karena memiliki banyak kesamaan nilai,” terang Menko Polhukam RI Mahfud MD.
Resepsi Diplomatik ini merupakan acara perayaan puncak memperingati hubungan diplomatik antara Indonesia dan Korea Selatan yang telah mencapai 50 tahun pada tahun ini. Dengan mengangkat tema “Closer Friendship Stronger Partnership”, diharapkan semakin memperkuat hubungan diplomatik antara kedua negara di masa yang akan datang.(adm_alf/tim komunikasi otorita ikn)

















