Menu

Mode Gelap
Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka Libur Panjang di IKN, Pengunjung Diajak Tanam Pohon dan Tinggalkan Jejak Hijau di Kota Hutan Nusantara IKN Fun Day Hadirkan Workshop Batik Pewarna Alami, Kenalkan Budaya dan Alam Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Siaga Hadapi El Niño 2026, Teknologi dan Kolaborasi Jadi Andalan Cegah Karhutla

SENI BUDAYA · 23 Nov 2023 10:25 WITA ·

Swanantara Tradisional Music Festival Hadirkan Komunitas Musik Regional Kalimantan


 Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah bersama Direktur Perfilman, Musik dan Media, Direktorat Jendral Kebudayaan Kemdikbudristek RI, Ahmad Mahendra, Secara Resmi Membuka Swanantara Tradisional Music Festival 2023 Yang Bertajuk Harmoni Bunyi Nusantara.(Foto : Kumalanews.id) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah bersama Direktur Perfilman, Musik dan Media, Direktorat Jendral Kebudayaan Kemdikbudristek RI, Ahmad Mahendra, Secara Resmi Membuka Swanantara Tradisional Music Festival 2023 Yang Bertajuk Harmoni Bunyi Nusantara.(Foto : Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID – Guna memperkuat rasa persaudaraan dan silaturahmi antar sesama pelaku musik tradisi di Nusantara, khususnya di wilayah Kalimantan sekaligus sebagai salah satu dukungan pembangunan IKN dalam bidang seni dan budaya, Indonesia World Music Series bersama Komunitas Musik Tradisi Olah Gubang Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Swanantara Tradisional Music Festival 2023 yang bertajuk Harmoni Bunyi Nusantara, pada Rabu (22/11/23) malam.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Kukar itu, dibuka secara resmi oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah bersama Direktur Perfilman, Musik dan Media, Direktorat Jendral Kebudayaan Kemdikbudristek RI, Ahmad Mahendra, dan turut mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Thauhid Afrilian Noor serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 14 Kalitim-Kaltara Titit Lestari, yang ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional.

Direktur Perfilman, Musik dan Media, Direktorat Jendral Kebudayaan Kemdikbudristek RI, Ahmad Mahendra mengatakan, Swanantara Tradisional Music Festival 2023 ini, merupakan sebuah perhelatan musik tradisi Indonesia, khususnya wilayah Kalimantan.

“Ini merupakan kerangka besar Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) yang diselenggarakan oleh Ditjen Kebudayaan, Kemendikbudristek RI melalui Direktur Perfilman, Musik dan Media” ujar Ahmad Mahendra.

Lebih lanjut Ahmad Mahendra mengemukakan, Swanantara Traditional Music Festival ini dilaksanakan oleh Indonesian World Music Series (IWMS) dan Olah Gubang, serta didukung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim).

Tak hanya itu, program Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) ini sendiri telah dilaksanakan di beberapa wilayah di Indonesia, dengan melakukan berbagai Komunitas Musik Tradisi, seperti Danau Toba Sumatera Utara dan Maluku Utara.

“Pada 2021-2023 FMTI ini dilaksanakan di Danau Toba Sumatera Utara, bekerjasama dengan Rumah Karya Indonesia di Tidore dan Komunitas Musik Tradisi Maluku Utara di 2022,” ungkap Ahmad Mahendra.

re22

Indonesia World Music Series bersama Komunitas Musik Tradisi Olah Gubang Kutai Kartanegara menggelar Swanantara Tradisional Music Festival 2023 yang bertajuk Harmoni Bunyi Nusantara.(Foto : Kumalanews.id)

Di Tahun 2023 ini, Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) digelar di Kalimantan Timur, tepatnya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai tuan rumah penyelenggara, sekaligus sebagai penunjang kemajuan IKN.

Ahmad Mahendra menyebut, program Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2023 di Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim) ini, diberi nama Swanantara Tradisional Music Festival yang bertajuk Harmoni Bunyi Nusantara, dengan helat musik berskala regional Kalimantan.

“Swanantara sendiri diambil dari kata Lembuswana dan Nusantara. Dimana Lembuswana ini merupakan ikon kota dan lambang kerajaan Kutai hingga Kesultanan Kutai Kartanegara di Nusantara,” beber Ahmad Mahendra.

Swanantara Tradisional Music Festival ini diharapkan, dapat menjadi wadah untuk memperkuat ekosistem musik tradisi di pulau Kalimantan khususnya di wilayah IKN dan Kutai Kartanegara.

“Harapan kita Kutai Kartanegara ini menjadi wadah budaya yang besar, mengingat wilayah ini memiliki sejarah,” terang Ahmad Mahendra.

Selain itu, Swanantara Traditional Music Festival ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa persaudaraan serta silaturahmi antar sesama pelaku musik tradisi di nusantara, khususnya di wilayah Kalimantan sekaligus sebagai salah satu dukungan pembangunan IKN dalam bidang seni dan budaya, sebagai sarana edukasi masyarakat tentang perlunya kegiatan seni budaya dalam konteks musik tradisi, memicu kreativitas dan kegiatan yang positif dikalangan masyarakat umum.

“Swanantara Traditional Music Festival ini juga dapat menjadi tempat alternatif bagi komunitas pencinta musik etnik guna menumbuhkan semangat untuk berkarya dan kolaborasi bersama” tutup Ahmad Mahendra.

Sementara itu, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengapresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya Swanantara Tradisional Musik Festival, yang dilaksanakan oleh Komunitas Musik Tradisi di Kukar.

re23

Penampiln Peserta Asal Kalimantan Barat Memeriahkan Swanantara Tradisional Music Festival 2023 Bertajuk Harmoni Bunyi Nusantara.(Foto : Kumalanews.id)

Menurut Edi Damansyah, meski ini menjadi sebuah tantangan di era globalisasi industri musik kian maju, namun hal itu masih dipertahankan melalui berbagi event Festival Musik Tradisi seperti yang saat ini diselenggarakan.

“Saya menyampaikan apresiasi khususnya kepada komunitas musik tradisi di kukar, dimana ini menjadi tantangan berat ditengah globalisasi industri musik kian maju, tetapi masih bisa mempertahankan dan itu sangat luar biasa,” ucapnya.

Edi Damansyah juga menyebut, Festival ini sendiri untuk memberikan motivasi kepada komunitas musik tradisi agar terus melestarikan dan mempertahankan seni budaya yang di Kalimantan, khususnya di Kutai Kartanegara.

Orang nomor satu di Kukar itu juga berharap, dengan adanya Swanantara Traditional Music Festival yang diikuti komunitas musik tradisi se- Kalimantan, dapat menjadi motivasi dan dorongan bagi generasi muda terutama anak-anak di Kabupaten Kutai Kartanegara, untuk terus melestarikan musik tradisi.

“Festival ini penting, supaya untuk memotivasi komunitas yang lain untuk berlatih dengan baik, sehingga ada ruang yang akan kita berikan kepada komunitas, nanti akan kelihatan, bahwa dalam pembinaan yang baik pasti akan baik pula hasilnya,” pungkasnya.

Swanantara Traditional Music Festival 2023 ini sendiri dihadiri 12 peserta terdiri dari perwakilan 5 kelompok musik Provinsi di regional Kalimantan yaitu, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara.

Sedangkan 8 kelompok musik berasal dari Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur yakni 2 kelompok dari Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Paser, Berau, Mahakam Ulu, Kutai serta Kota Samarinda, dan kegiatan tersebut berlangsung selama 4 hari dari 22 hingga 25 November yang dirangkai dengan beberapa agenda.(fz)

Artikel ini telah dibaca 85 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Simfoni Swara Nusantara Hidupkan KIPP IKN, Harmoni Musik dan Budaya Tarik Antusias Pengunjung

29 Maret 2026 - 10:00 WITA

musik001

Reog Ponorogo Hidupkan Bendungan Sepaku Semoi, Warga Antusias Nikmati Ruang Publik Baru di IKN

29 Maret 2026 - 09:00 WITA

reog1

Malam Pelipur Lara, Saat Musik Tradisi Borneo Berbicara Ke Hati

13 Februari 2026 - 08:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 82

Promosikan Budaya Nusantara dan UMKM, Duta Budaya Indonesia Siap Tampil di Rotterdam Belanda April 2026

22 Januari 2026 - 16:00 WITA

b22332e6 1bfb 4a1d a44e 583a8c58ba15

Nada Tradisi yang Dicatat Negara: Perjalanan Achmad Fauzi Menghidupkan Keroncong Tingkilan Kutai

19 Januari 2026 - 15:00 WITA

Beige and Yellow Abstract Shapes Film Photo Collage

Petala Borneo Menabuh Identitas Kutai: Dari Tanah Tradisi Menuju Panggung Musik Digital

3 Januari 2026 - 15:00 WITA

Beige and Brown Simple Fashion Collection Photo Collage Banner
Trending di BERITA DAERAH