Menu

Mode Gelap
Tari Kembar 4 Meriahkan Festival Budaya Pampang, Simbol Harmoni Dayak dan Jawa di Samarinda Celni Pita Sari Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Budaya Dayak Kenyah Festival Budaya Dayak Kenyah Pampang 2026 Meriah, Disporapar Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Warga Festival Budaya Dayak Kenyah Jadi Sarana Pelestarian Tradisi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat Pampang Viktor Yuan Dorong Perda Desa Budaya Pampang, Perkuat Pelestarian Budaya dan Pengembangan Pariwisata

BERITA DAERAH · 8 Sep 2024 11:15 WITA ·

Festival Harmoni Budaya Nusantara Tahun 2024 Resmi di Tutup


 Festival Harmoni Budaya Nusantara Tahun 2024 Resmi di Tutup (foto:kumalanews.id) Perbesar

Festival Harmoni Budaya Nusantara Tahun 2024 Resmi di Tutup (foto:kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Deputi Bidang Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK, Warsito, secara resmi menutup Festival Harmoni Budaya Nusantara (FHBN) 2024 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Sabtu (7/9/2024) malam.

Deputi Bidang Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK, Warsito mengatakan bahwa Festival Harmoni Budaya Nusantara (FHBN) 2024 ini, bertujuan untuk mendukung pembangunan manusia dan kebudayaan di Ibukota Nusantara (IKN).

“Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga berkomitmen untuk mempercepat pembangunan dan kebudayaan di wilayah IKN maupun daerah penyangga,” ungkap Warsito.

Warsito juga berharap, melalui festival ini dapat menjadi momentum strategis untuk membangkitkan kembali semangat Revolusi Mental.

“Dengan memperkuat budaya, kita dapat membangun karakter bangsa yang kuat, toleran, dan saling menghargai,” singkat Warsito.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun mengemukakan, masyarakat PPU patut berbangga dengan digelarnya Festival Harmoni Budaya Nusantara (FHBN) untuk kedua kalinya, dimana Kabupaten PPU menjadi tuan rumah penyelenggara.

Makmur Marbun juga menyebut bahwa, kegiatan ini menjadi perayaan budaya yang meriah, sekaligus memperkuat identitas budaya di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai wilayah penyangga, yang melibatkan 10 kementerian/lembaga, 4 provinsi dan 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim).

“Terpilihnya kabupaten PPU menjadi tuan rumah untuk kedua kali digelarnya FHBN tentu melalui seleksi ketat dari 358 kabupaten/kota,” beber Makmur Marbun.

Makmur Marbun juga menegaskan, terlaksananya kegiatan ini berkat dari kerjasama yang baik pemerintah dan masyarakat Benuo taka termasuk awak media, yang telah memberitakan daerah secara nyata sehingga Kabupaten PPU dikenal aman dan nyaman.

“Terima seluruh jajaran yang telah mempercayakan kepada kabupaten PPU atas terselenggaranya FHBN tahun 2024, semoga tahun depan Benuo taka sebagai serambi Nusantara ditunjuk kembali sebagai tuan rumah,” tutup Makmur Marbun.(adv)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tari Kembar 4 Meriahkan Festival Budaya Pampang, Simbol Harmoni Dayak dan Jawa di Samarinda

25 Juni 2026 - 19:00 WITA

a99

Celni Pita Sari Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Budaya Dayak Kenyah

25 Juni 2026 - 18:00 WITA

a98a

Festival Budaya Dayak Kenyah Pampang 2026 Meriah, Disporapar Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Warga

25 Juni 2026 - 17:00 WITA

a97

Festival Budaya Dayak Kenyah Jadi Sarana Pelestarian Tradisi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat Pampang

25 Juni 2026 - 16:00 WITA

a96

Viktor Yuan Dorong Perda Desa Budaya Pampang, Perkuat Pelestarian Budaya dan Pengembangan Pariwisata

25 Juni 2026 - 15:00 WITA

a95

Helmi Abdullah Dorong Pampang Jadi Destinasi Budaya Berkelanjutan dan Penggerak Ekonomi Masyarakat Adat

25 Juni 2026 - 14:00 WITA

a94
Trending di BERITA DAERAH