Menu

Mode Gelap
Malam Renungan Suci di Nusantara, Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Terus Berlanjut Merdeka Vaganza Semarakkan HUT ke-81 RI di Nusantara, 3.000 Pelari Ramaikan Night Run Fun Swimming Antarpelajar 2026 Resmi Ditutup, Pemkot Samarinda Dorong Kolaborasi Pembinaan Atlet Baru Dua Kali Bertanding, Ayesha Mikhayla Mulai Tunjukkan Potensi di Fun Swimming 2026 AB Swimming Kembali Dukung Fun Swimming Samarinda, Dorong Pembinaan Atlet Pelajar

BERITA DAERAH · 28 Okt 2024 16:15 WITA ·

Kendalikan harga beras, Disketapang Kukar Beri Bantuan Lumbung Padi


 Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara, Ananias (Kumalanews.id) Perbesar

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara, Ananias (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Beberapa Bulan yang lalu, Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami kenaikan harga beras yang menyentuh pada harga sekitar Rp. 17 ribu perkilogramnya.

Hal tersebut menjadi tantangan bagi Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk mengambil langkah dan solusi yang tepat khususnya ketika inflasi terjadi.

Salah satu solusi yang saat ini tengah di lakukan Disketapang Kukar adalah dengan menyediakan Lumbung Padi di setiap desa.

Walaupun belum seluruhnya, program pembangunan lumbung padi telah mencapai daerah yang sering mengalami krisis beras yang berdampak pada harga perkilogramnya.

“Pembangunan lumbung ini kami rencanakan di setiap desa, namun karena beberapa alasan termasuk ketersediaan anggaran kita bangun dulu di daerah-daerah yang benar-benar membutuhkan,” ujar Sekretaris Disketapang Kukar, Ananias, pada Senin (28/10/2024).

Baca juga Pjs Bupati Kukar Bambang Arwanto Imbau ASN Untuk Jaga Netralitas menjelang Pilkada Serentak 2024 https://kumalanews.id/2024/10/28/pjs-bupati-kukar-bambang-arwanto-imbau-asn-untuk-jaga-netralitas-menjelang-pilkada-serentak-2024/

Lebih lanjut Ananias mengemukakan bahwa, bantuan lumbung terdiri dari beberapa paket yakni paket komplit yang terdiri dari bangunan, lantai untuk menjemur padi dan mesin penggiling serta paket yang hanya dibangunkan lumbung dan lantai jemur tanpa mesin penggiling.

Dimana hal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan setiap daerah dan juga menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

“Biasanya kita bantu fasilitasi gedungnya kemudian mesin penggilingnya, tapi tidak semua kita berikan paket komplit ada yang kita bantu hanya bangunan saja dan lantai jemurnya saja tapi tidak dengan mesinnya sesuai kebutuhan dan ketersediaan anggaran,” ungkap Ananias.

Ananias juga berharap, dengan hadirnya program lumbung padi mampu mengendalikan inflasi di masa paceklik, sehingga kebutuhan beras masyarakat terus terpenuhi dengan harga yang normal.

“Di Kukar rata-rata 2 kali masa tanam dalam setahun,  sehingga dalam waktu 6 bulan kita mengalami masa paceklik ketersediaan beras kita masih banyak,” tandasnya.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Fun Swimming Antarpelajar 2026 Resmi Ditutup, Pemkot Samarinda Dorong Kolaborasi Pembinaan Atlet

16 Agustus 2026 - 20:00 WITA

g28

39 Paskibraka Balikpapan Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI

16 Agustus 2026 - 15:00 WITA

g21

Meriahkan HUT RI, PWI Kukar Satukan Anggota Lewat Lomba dan Kebersamaan

15 Agustus 2026 - 13:00 WITA

g9

Evakuasi Korban Kecelakaan di Samarinda Berujung Pemukulan Wakapolsek

14 Agustus 2026 - 23:00 WITA

g6

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Samarinda Segera Masuk Tahap Pembahasan RAPBD

14 Agustus 2026 - 22:00 WITA

g5

DPRD Samarinda Dorong Penguatan PAD di Tengah Efisiensi Anggaran 2027

14 Agustus 2026 - 21:00 WITA

g4
Trending di BERITA DAERAH