Menu ✖

Mode Gelap
Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pesan Kebangsaan Tekankan Persatuan dan Keutuhan NKRI Hari Kesaktian Pancasila 2026, Helmi Abdullah Tegaskan Komitmen Menjaga NKRI LPADKT-KU Minta Dialog Terbuka Terkait Laporan Masyarakat Adat di Kawasan IKN DAD Kaltim Soroti Laporan Masyarakat Adat Terkait Kampung Dayak Ramadhan IKN Pendapatan PI Migas Menurun, Kukar Dorong Keterlibatan di Blok ENI

BERITA DAERAH · 29 Okt 2024 12:15 WITA ·

Berhasil Kendalikan Inflasi, Disketapang Kukar : Gerakan Pangan Murah Salah Satu Langkah Sukses Pemerintah Daerah


 Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara, Ananias (Kumalanews.id) Perbesar

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara, Ananias (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Beberapa bulan yang lalu masyarakat di berbagai daerah mengalami inflasi yang berdampak pada kenaikan harga yang menyentuh Rp. 17 ribu perkilogramnya.

Salah satu daerah yang merasakan hal tersebut adalah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang masyarakatnya banyak mengeluhkan sembako khususnya beras mengalami kenaikan yang cukup drastis.

Menjawab keluhan tersebut, Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyelenggarakan gerakan pangan murah.

Program tersebut terbukti sukses membawa masyarakat Kukar melewati masa krisis, yang terbukti animo masyarakat untuk berbelanja pada Gerakan pangan murah telah menurun.

“Awalnya itu kami gelar di Eks Tanjung masyarakat berduyun-duyun untuk berbelanja. Saat itu kami sediakan 1 ton beras dan habis dalam sejam,” ungkap Sekretaris Disketapang Kukar, Ananias, Selasa (29/10/2024).

“Namun saat ini masyarakat tidak lagi berebut karena memang harga telah normal kembali,” sambunga Ananias.

Baca juga Distanak Kukar : Daerah Hulu masih Punya Pontensi Besar di Sektor Pertanian https://kumalanews.id/2024/10/29/distanak-kukar-daerah-hulu-masih-punya-pontensi-besar-di-sektor-pertanian/

Lebih lanjut Ananias menjelaskan bahwa, pihaknya saat ini rutin menggelar gerakan pangan murah dalam seminggu 2 kali, yakni pada hari Selasa di Loa Kulu dan Minggu di Area CFD Tenggarong serta setiap bulan di Minggu pertama pada hari Jum’at.

Tak hanya itu, Disketapang Kukar juga terus melakukan evaluasi untuk menilai animo belanja masyarakat. Hasilnya, terjadi penurunan daya beli dalam gerakan pangan murah karena harga sembako yang telah normal kembali.

“Selain inflasi juga kita harus waspadai deflasi yakni penurunan daya beli masyarakat hal ini juga akan mempengaruhi perekonomian masyarakat,” ujar Ananias.

“Semoga kedepannya tidak ada masalah khususnya berkaitan dengan pangan di Kukar, harga tetap stabil dan daya beli masyarakat tidak turun,” tutup Ananias.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pesan Kebangsaan Tekankan Persatuan dan Keutuhan NKRI

1 Oktober 2026 - 19:30 WITA

l73

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Helmi Abdullah Tegaskan Komitmen Menjaga NKRI

1 Oktober 2026 - 19:00 WITA

l72

LPADKT-KU Minta Dialog Terbuka Terkait Laporan Masyarakat Adat di Kawasan IKN

1 Oktober 2026 - 18:00 WITA

l68

DAD Kaltim Soroti Laporan Masyarakat Adat Terkait Kampung Dayak Ramadhan IKN

1 Oktober 2026 - 17:00 WITA

l67

Pendapatan PI Migas Menurun, Kukar Dorong Keterlibatan di Blok ENI

1 Oktober 2026 - 16:00 WITA

l71

Kebakaran Lahan Ex HGU PTPN 13 di Marangkayu Diperkirakan Capai 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

l69
Trending di BERITA DAERAH