Menu

Mode Gelap
Kebakaran Rumah di Sangasanga Dalam Berhasil Dipadamkan, Tidak Ada Korban Jiwa Polres Kukar Bongkar Jaringan Narkotika, Tiga Tersangka Diamankan dengan Barang Bukti Kilograman Sabu Promosikan Budaya Nusantara dan UMKM, Duta Budaya Indonesia Siap Tampil di Rotterdam Belanda April 2026 Komisi II DPRD Samarinda Apresiasi Sosialisasi Penyesuaian Tarif Perumda Tirta Kencana 2026 Empat IPA Segera Diresmikan, Perumdam Tirta Kencana Mantapkan Target Layanan Air Bersih 100 Persen di Samarinda

BERITA DAERAH · 29 Okt 2024 12:15 WITA ·

Berhasil Kendalikan Inflasi, Disketapang Kukar : Gerakan Pangan Murah Salah Satu Langkah Sukses Pemerintah Daerah


 Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara, Ananias (Kumalanews.id) Perbesar

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara, Ananias (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Beberapa bulan yang lalu masyarakat di berbagai daerah mengalami inflasi yang berdampak pada kenaikan harga yang menyentuh Rp. 17 ribu perkilogramnya.

Salah satu daerah yang merasakan hal tersebut adalah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang masyarakatnya banyak mengeluhkan sembako khususnya beras mengalami kenaikan yang cukup drastis.

Menjawab keluhan tersebut, Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyelenggarakan gerakan pangan murah.

Program tersebut terbukti sukses membawa masyarakat Kukar melewati masa krisis, yang terbukti animo masyarakat untuk berbelanja pada Gerakan pangan murah telah menurun.

“Awalnya itu kami gelar di Eks Tanjung masyarakat berduyun-duyun untuk berbelanja. Saat itu kami sediakan 1 ton beras dan habis dalam sejam,” ungkap Sekretaris Disketapang Kukar, Ananias, Selasa (29/10/2024).

“Namun saat ini masyarakat tidak lagi berebut karena memang harga telah normal kembali,” sambunga Ananias.

Baca juga Distanak Kukar : Daerah Hulu masih Punya Pontensi Besar di Sektor Pertanian https://kumalanews.id/2024/10/29/distanak-kukar-daerah-hulu-masih-punya-pontensi-besar-di-sektor-pertanian/

Lebih lanjut Ananias menjelaskan bahwa, pihaknya saat ini rutin menggelar gerakan pangan murah dalam seminggu 2 kali, yakni pada hari Selasa di Loa Kulu dan Minggu di Area CFD Tenggarong serta setiap bulan di Minggu pertama pada hari Jum’at.

Tak hanya itu, Disketapang Kukar juga terus melakukan evaluasi untuk menilai animo belanja masyarakat. Hasilnya, terjadi penurunan daya beli dalam gerakan pangan murah karena harga sembako yang telah normal kembali.

“Selain inflasi juga kita harus waspadai deflasi yakni penurunan daya beli masyarakat hal ini juga akan mempengaruhi perekonomian masyarakat,” ujar Ananias.

“Semoga kedepannya tidak ada masalah khususnya berkaitan dengan pangan di Kukar, harga tetap stabil dan daya beli masyarakat tidak turun,” tutup Ananias.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Rumah di Sangasanga Dalam Berhasil Dipadamkan, Tidak Ada Korban Jiwa

23 Januari 2026 - 09:00 WITA

Beige and Yellow Abstract Shapes Film Photo Collage 20

Promosikan Budaya Nusantara dan UMKM, Duta Budaya Indonesia Siap Tampil di Rotterdam Belanda April 2026

22 Januari 2026 - 16:00 WITA

b22332e6 1bfb 4a1d a44e 583a8c58ba15

Komisi II DPRD Samarinda Apresiasi Sosialisasi Penyesuaian Tarif Perumda Tirta Kencana 2026

22 Januari 2026 - 15:00 WITA

Neutral Tones Fashion Photo Collage 21

Empat IPA Segera Diresmikan, Perumdam Tirta Kencana Mantapkan Target Layanan Air Bersih 100 Persen di Samarinda

22 Januari 2026 - 14:30 WITA

Neutral Tones Fashion Photo Collage 20

Kepala Disdag Samarinda Nurrahmi: Hari Jadi Kota Bukan Sekadar Seremoni, Momentum Berbenah Setiap Hari

22 Januari 2026 - 12:12 WITA

Beige and Yellow Abstract Shapes Film Photo Collage 19

Ketua DPRD Samarinda Tegaskan Efisiensi Anggaran Tak Kurangi Kekhidmatan Peringatan HUT Kota

22 Januari 2026 - 09:30 WITA

ketua dprd smd 1
Trending di BERITA DAERAH