Menu

Mode Gelap
Baru Dua Kali Bertanding, Ayesha Mikhayla Mulai Tunjukkan Potensi di Fun Swimming 2026 AB Swimming Kembali Dukung Fun Swimming Samarinda, Dorong Pembinaan Atlet Pelajar Fun Swimming 2026 Jadi Ajang Pembinaan, Pemkot Samarinda Bidik Bibit Atlet Renang Baru Bukan Sekadar Adu Bidikan, Turnamen Biliar PWI Kukar Jadi Ajang Pererat Kebersamaan Wartawan 39 Paskibraka Balikpapan Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI

BERITA DAERAH · 29 Okt 2024 12:15 WITA ·

Berhasil Kendalikan Inflasi, Disketapang Kukar : Gerakan Pangan Murah Salah Satu Langkah Sukses Pemerintah Daerah


 Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara, Ananias (Kumalanews.id) Perbesar

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara, Ananias (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Beberapa bulan yang lalu masyarakat di berbagai daerah mengalami inflasi yang berdampak pada kenaikan harga yang menyentuh Rp. 17 ribu perkilogramnya.

Salah satu daerah yang merasakan hal tersebut adalah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang masyarakatnya banyak mengeluhkan sembako khususnya beras mengalami kenaikan yang cukup drastis.

Menjawab keluhan tersebut, Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyelenggarakan gerakan pangan murah.

Program tersebut terbukti sukses membawa masyarakat Kukar melewati masa krisis, yang terbukti animo masyarakat untuk berbelanja pada Gerakan pangan murah telah menurun.

“Awalnya itu kami gelar di Eks Tanjung masyarakat berduyun-duyun untuk berbelanja. Saat itu kami sediakan 1 ton beras dan habis dalam sejam,” ungkap Sekretaris Disketapang Kukar, Ananias, Selasa (29/10/2024).

“Namun saat ini masyarakat tidak lagi berebut karena memang harga telah normal kembali,” sambunga Ananias.

Baca juga Distanak Kukar : Daerah Hulu masih Punya Pontensi Besar di Sektor Pertanian https://kumalanews.id/2024/10/29/distanak-kukar-daerah-hulu-masih-punya-pontensi-besar-di-sektor-pertanian/

Lebih lanjut Ananias menjelaskan bahwa, pihaknya saat ini rutin menggelar gerakan pangan murah dalam seminggu 2 kali, yakni pada hari Selasa di Loa Kulu dan Minggu di Area CFD Tenggarong serta setiap bulan di Minggu pertama pada hari Jum’at.

Tak hanya itu, Disketapang Kukar juga terus melakukan evaluasi untuk menilai animo belanja masyarakat. Hasilnya, terjadi penurunan daya beli dalam gerakan pangan murah karena harga sembako yang telah normal kembali.

“Selain inflasi juga kita harus waspadai deflasi yakni penurunan daya beli masyarakat hal ini juga akan mempengaruhi perekonomian masyarakat,” ujar Ananias.

“Semoga kedepannya tidak ada masalah khususnya berkaitan dengan pangan di Kukar, harga tetap stabil dan daya beli masyarakat tidak turun,” tutup Ananias.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

39 Paskibraka Balikpapan Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI

16 Agustus 2026 - 15:00 WITA

g21

Meriahkan HUT RI, PWI Kukar Satukan Anggota Lewat Lomba dan Kebersamaan

15 Agustus 2026 - 13:00 WITA

g9

Evakuasi Korban Kecelakaan di Samarinda Berujung Pemukulan Wakapolsek

14 Agustus 2026 - 23:00 WITA

g6

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Samarinda Segera Masuk Tahap Pembahasan RAPBD

14 Agustus 2026 - 22:00 WITA

g5

DPRD Samarinda Dorong Penguatan PAD di Tengah Efisiensi Anggaran 2027

14 Agustus 2026 - 21:00 WITA

g4

APBD Samarinda 2027 Diproyeksi Rp3,3 Triliun, Andi Harun Tekankan Efisiensi dan Belanja Prioritas

14 Agustus 2026 - 19:00 WITA

g1
Trending di BERITA DAERAH