Menu

Mode Gelap
Dari Lapangan Pesantren Menuju Mimpi Besar, RHQ Football Academy Padukan Sepak Bola dan Hafalan Al-Qur’an Dari Dunia Usaha ke DPRD Samarinda, Arie Wibowo Fokus Kawal Infrastruktur dan Aspirasi Warga Stafsus Presiden Dorong UMKM Manfaatkan AI, Tiar Nabilla: Teknologi Jadi Kunci Daya Saing Masa Depan Rita Widyasari Minta Pengembangan Perkara Dinilai Berdasarkan Fakta dan Asal-usul Aset Rita Widyasari: Bantuan Sosial kepada Masyarakat Berasal dari Usaha yang Dimiliki Sebelum Menjabat

BERITA DAERAH · 8 Nov 2024 15:15 WITA ·

Peluang dan Tantangan Bagi Kalimantan Timur di Tengah Trend Naturalisasi


 Peluang dan Tantangan Bagi Kalimantan Timur di Tengah Trend Naturalisasi Perbesar

KUMALANEWS.ID, KALIMANTAN TIMUR – Kalimantan Timur, bagian dari pulau Borneo yang terkenal, kini berada di persimpangan sejarah. Pulau ini bukan hanya milik Indonesia, tetapi juga meliputi sebagian wilayah Malaysia dan Brunei Darussalam. Dengan akar sejarah yang dalam, Kalimantan menjadi tempat yang menyimpan banyak cerita peradaban, termasuk berdirinya Kerajaan Hindu pada abad ke-4 Masehi.

Menurut H. Hasbar Mara dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, kondisi Kaltim saat ini menunjukkan bahwa provinsi ini tidak lagi terabaikan. Kaltim kini dilihat sebagai lokasi strategis untuk wisata, pemerintahan, dan sektor lainnya.

“Sekarang Kalimantan Timur bukan lagi menjadi Provinsi yang anak tiri, sekarang kita menjadi tujuan utama. Baik dalam wisata, pemerintahan, dan lain-lain,” ungkap Hasbar saat ditemui di Gedung Utama Kadrie Oening Tower.

Ia juga menekankan bahwa masyarakat Kaltim perlu aktif dalam perubahan ini, terutama dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN). Dengan naturalisasi yang semakin marak, ada peluang dan tantangan yang harus dihadapi oleh masyarakat.

Dalam proses naturalisasi, tantangan integrasi sosial dan adaptasi budaya menjadi sangat penting. Masyarakat Kaltim diharapkan dapat beradaptasi dengan perubahan yang ada agar tidak tertinggal.

“Sekarang sedang marak namanya naturalisasi, bukan hanya di sepakbola tapi nanti di seluruh lini pekerjaan itu akan ada naturalisasi. Kalau kita tidak mampu bersaing dengan pemuda-pemuda yang mempunyai skill dari luar negeri, maka kita akan menjadi penonton,” pungkasnya.

Dengan memanfaatkan peluang yang ada, Kaltim berkomitmen untuk mengembangkan diri dan menghadapi tantangan di era baru ini.(adv)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dari Lapangan Pesantren Menuju Mimpi Besar, RHQ Football Academy Padukan Sepak Bola dan Hafalan Al-Qur’an

6 Juni 2026 - 17:00 WITA

aca01

Dari Dunia Usaha ke DPRD Samarinda, Arie Wibowo Fokus Kawal Infrastruktur dan Aspirasi Warga

6 Juni 2026 - 16:30 WITA

ari001

Stafsus Presiden Dorong UMKM Manfaatkan AI, Tiar Nabilla: Teknologi Jadi Kunci Daya Saing Masa Depan

6 Juni 2026 - 16:00 WITA

bpn024

ODGJ di Ruang Publik Jadi Perhatian, Dinsos Balikpapan: Penanganan Harus Sesuai SOP dan Libatkan Banyak Pihak

6 Juni 2026 - 14:00 WITA

bpn023

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Balikpapan Perkuat Jaringan PAUD Negeri untuk Tingkatkan Akses Pendidikan Anak Usia Dini

6 Juni 2026 - 13:00 WITA

bpn021

Normalisasi Waduk Manggar Dipercepat, Pemkot Balikpapan Optimistis Perkuat Pasokan Air dan Kurangi Risiko Banjir

6 Juni 2026 - 12:00 WITA

bpn020
Trending di BERITA DAERAH