Menu

Mode Gelap
Disdikbud Samarinda Siapkan SPMB 2026, Tegaskan Perpisahan Sekolah Tanpa Pungutan Ismail Latisi: SDM Pendidikan Harus Siap Hadapi Persaingan Global DPRD Samarinda Soroti Kekurangan 500 Guru dan Tantangan Kurikulum Baru PWI Kukar dan Mahasiswa UMKT Perkuat Literasi Hukum Lewat Diskusi Kolaboratif DPRD Kukar Terima Aksi Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf

BERITA DAERAH · 21 Apr 2025 15:15 WITA ·

Sambangi Pedagang di Pasar Tradisional, Waris Muin Tegaskan Pasar Harus Tertib, Bersih, dan Adil


 Sambangi Pedagang di Pasar Tradisional, Waris Muin Tegaskan Pasar Harus Tertib, Bersih, dan Adil Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Waris Muin, menyambangi pedagang di Pasar tradisional Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, pada Senin (21/04/2025).

Kedatangan Orang Nomor dua di PPU ini, guna menciptakan pengelolaan pasar yang tertib, bersih, dan adil.

Dalam hal itu, Abdul Waris Muin menekankan bahwa pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban pasar agar menciptakan keamanan serta kenyamanan bagi pembeli muapun pedagang.

“Kalau tempatnya kumuh, jalanan semrawut, pembeli juga risih, tapi kalau tertata rapi, orang datang belanja jadi senang, dan pedagang pun ikut senang,” ujarnya.

Tak hanya itu, Abdul Waris Muin juga menyoroti keberadaan kios yang tidak aktif, terlebih lagi mengetahui bahwa kois tersebut milik pedagang dari luar daerah PPU.

“Kalau sudah berbulan-bulan tidak dipakai, apalagi pemiliknya dari luar daerah, ya sudah kita berikan ke orang Penajam,” tegasnya.

“Kita ini bukan tidak ingin Penajam ramai, tapi harus jelas manfaatnya untuk masyarakat lokal,” imbuhnya.

Abdul Waris Muin juga menyatakan kekhawatirannya terhadap pedagang luar daerah, salah satunya tidak memberikan kontribusi nyata bagi PPU.

“Kalau orang luar cuma bawa kotorannya ke sini, terus uangnya dibawa keluar, kita dirugikan kita harus utamakan yang benar-benar warga kita,” bebernya.

Abdul Waris Muin menegaskan bahwa, seluruh pedagang harus merasa aman dan dilindungi. kemudian, jika ada pihak merasa dirugikan oleh petugas pasar, masyarakat diminta untuk segera melapor langsung kepadanya.

“Kalau ada yang merasa dizalimi, silakan lapor ke saya, datang ke kantor, cari Pak Waris, kami akan tindak siapa pun yang menyalahgunakan wewenang,” tegasnya.

Abdul Waris Muin juga menyampaikan komitmen Pemerintah Daerah dalam menata pasar tradisional agar lebih tertib, teratur dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat lokal.

“Yang penting itu satu, bagaimana orang senang, kita juga senang, dan jangan sampai kita sibuk memberdayakan orang luar, sementara warga sendiri tidak terakomodasi, ini pasar rakyat, harus kembali ke rakyat,” pungkasnya. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Disdikbud Samarinda Siapkan SPMB 2026, Tegaskan Perpisahan Sekolah Tanpa Pungutan

5 Mei 2026 - 18:00 WITA

dissmd1

Ismail Latisi: SDM Pendidikan Harus Siap Hadapi Persaingan Global

5 Mei 2026 - 17:00 WITA

dprdkota17

DPRD Samarinda Soroti Kekurangan 500 Guru dan Tantangan Kurikulum Baru

5 Mei 2026 - 16:00 WITA

drpdkota16

PWI Kukar dan Mahasiswa UMKT Perkuat Literasi Hukum Lewat Diskusi Kolaboratif

5 Mei 2026 - 15:00 WITA

pwikukar0005

DPRD Kukar Terima Aksi Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf

4 Mei 2026 - 17:00 WITA

demo0005

Ratusan Massa Kepung DPRD Kukar, Desak Ketua DPRD Mundur

4 Mei 2026 - 16:00 WITA

demo0003
Trending di BERITA DAERAH