Menu

Mode Gelap
Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1 Kasus Gangguan Pernapasan Meningkat di Balikpapan, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Kabut Asap Satgas PKH Kuasai Kembali 111,71 Hektare Kawasan Hutan di Tahura Bukit Soeharto PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

BERITA DAERAH · 30 Mei 2025 15:15 WITA ·

Satu Dekade Olah Gubang, Dari Ruang Sempit Sanggar ke Panggung Nusantara


 Satu Dekade Olah Gubang, Dari Ruang Sempit Sanggar ke Panggung Nusantara Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Tidak semua komunitas bisa bertahan sepuluh tahun, apalagi komunitas musik tradisi di tengah derasnya arus modernisasi.  Tapi Olah Gubang membuktikan sebaliknya. Lahir pada November 2015 lalu, dari bibit pertemuan sejak 2011 silam, mereka kini menjelma jadi motor penggerak pelaku seni tradisi Kalimantan Timur.

Tak hanya banyak mencatatkan prestasi, tapi Olah Gubang punya capaian substansial, menciptakan dan menjadi tuan rumah tiga festival seni tingkat kabupaten seperti Bahana Benua Raja World Music Festival 2021, Swanantara Traditional Music Festival 2023, dan Tangga Arung Traditional Music Festival 2024.

“Yang kami banggakan adalah berhasil mengumpulkan pelaku musik tradisi yang sempat hilang arah pasca-pandemi,” ujar pendiri Olah Gubang, Achmad Fauzi, Jumat (30/5/2025).

Dalam perjalannya, Olah Gubang juga telah tampil dan diapresiasi di berbagai panggung nasional, membawa karya orisinal bukan sekadar mengiringi tari.

Mereka bahkan beberapa kali mewakili Kalimantan Timur dalam festival terkurasi di luar daerah, Namun semua itu datang dengan tantangan.

“Orang bilang kami mahal, padahal kami tidak pernah menetapkan tarif,” terang Fauzi.

Anggapan itu justru menjadi beban moral sekaligus pemicu untuk terus menjaga kualitas, profesionalitas, dan keberlanjutan karya mereka. Dan di balik seluruh capaian, pesan mereka tetap sederhana namun tajam.

“Mun lain etam, siapa lagi? Kalau bukan kita, siapa lagi yang melestarikan budaya kita,” pungkas Fauzi.

 

Pewarta : M. Zailany
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak

1 September 2026 - 11:30 WITA

h48

Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1

1 September 2026 - 11:00 WITA

h47

Kasus Gangguan Pernapasan Meningkat di Balikpapan, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Kabut Asap

1 September 2026 - 09:30 WITA

h46

Satgas PKH Kuasai Kembali 111,71 Hektare Kawasan Hutan di Tahura Bukit Soeharto

31 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h45

PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

31 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h44

Kerja Sama PT WATS dan Perumdam Tirta Kencana Buntu, DPRD Samarinda Sorot Nasib 44 Karyawan

31 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h43
Trending di BERITA DAERAH