Menu

Mode Gelap
Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan” Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan Ketua DPRD Samarinda: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Pembangunan dan Penguatan UMKM DPRD Pasuruan Belajar Strategi Samarinda Jaga Fiskal di Tengah Pemangkasan Dana Pusat

SENI BUDAYA · 23 Sep 2025 10:15 WITA ·

Bupati Kukar Hadiri Malam Bepelas, Awali Rangkaian Sakral Erau 2025


 Foto bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Wakil Bupati Rendi Solihin, Wakil Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid, Kepala Disdikbud Kukar Thauhid Afrilian Noor, unsur Forkopimda, kerabat Kesultanan Kutai, serta keluarga. (Foto. Dok: Awal) Perbesar

Foto bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Wakil Bupati Rendi Solihin, Wakil Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid, Kepala Disdikbud Kukar Thauhid Afrilian Noor, unsur Forkopimda, kerabat Kesultanan Kutai, serta keluarga. (Foto. Dok: Awal)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, menghadiri pelaksanaan Malam Bepelas, prosesi malam pertama dalam rangkaian upacara adat Erau 2025, Minggu (21/9/2025) malam.

Malam Bepelas merupakan salah satu tahapan penting dalam tradisi sakral Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Prosesi ini akan berlangsung hingga malam terakhir, dengan dipimpin langsung Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI, Aji Muhammad Arifin.

Dalam kesempatan tersebut, Sultan melaksanakan prosesi Bepelas yang menjadi bagian inti dari upacara adat Erau. Bupati Aulia menyebut pelaksanaan ritual ini merupakan wujud menjaga kelestarian dan kesakralan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Kegiatan ini merupakan bagian yang terintegrasi dengan seluruh rangkaian Erau, tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain,” ujarnya.

“Kita menjaga semua prosesnya dari awal sampai akhir agar tetap terjaga kesakralannya,” sambungnya.

Aulia berharap seluruh rangkaian Erau yang berlangsung hingga 29 September 2025 dapat berjalan lancar sesuai harapan bersama.

“Setiap malam akan ada prosesi yang dijalankan. Harapan kita semua, seluruh kegiatan Erau ini bisa berjalan lancar dan memberi makna bagi masyarakat maupun daerah,” pungkasnya.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Digelar, Promosikan Kearifan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Pampang

17 Juni 2026 - 20:00 WITA

kk13

Gotong Royong Sambut Festival Budaya Dayak Kenyah 2026, Ketua Adat Pampang: Warisan Leluhur Harus Terus Hidup

16 Juni 2026 - 12:00 WITA

kam45

Dari Tepian Mahakam ke Panggung Nasional, Achmad Fauzi Bawa Musik Tingkilan Bersanding dengan Keroncong Indonesia

12 Juni 2026 - 15:00 WITA

ozi99

Simfoni Swara Nusantara Hidupkan KIPP IKN, Harmoni Musik dan Budaya Tarik Antusias Pengunjung

29 Maret 2026 - 10:00 WITA

musik001

Reog Ponorogo Hidupkan Bendungan Sepaku Semoi, Warga Antusias Nikmati Ruang Publik Baru di IKN

29 Maret 2026 - 09:00 WITA

reog1

Malam Pelipur Lara, Saat Musik Tradisi Borneo Berbicara Ke Hati

13 Februari 2026 - 08:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 82
Trending di BERITA DAERAH