Menu

Mode Gelap
Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, Bupati: Legalitas Pernikahan Masih Jadi Kebutuhan Besar Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal di Kukar, Dinilai Berikan Kepastian Hukum 62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal Di Kukar, Pemerintah Fasilitasi Gratis DPRD Samarinda Soroti Krisis Guru Dan Link And Match Pendidikan Dengan Dunia Kerja Ketua DPRD Samarinda Dukung WFA dan WFO ASN, Tekankan Efisiensi Tanpa Ganggu Layanan

BERITA DAERAH · 17 Okt 2025 13:15 WITA ·

Bupati Kukar Dorong Optimalisasi Aplikasi Srikandi untuk Tingkatkan Efisiensi Pelayanan Publik


 Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, memberikan sambutan sekaligus arahan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Optimalisasi Aplikasi Srikandi dan Anugerah Literasi Kukar 2025 yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Kamis (16/10/2025). Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, memberikan sambutan sekaligus arahan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Optimalisasi Aplikasi Srikandi dan Anugerah Literasi Kukar 2025 yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Kamis (16/10/2025).

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menegaskan pentingnya transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan melalui penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi). Hal itu disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Optimalisasi Aplikasi Srikandi dan Anugerah Literasi Kukar 2025 di Pendopo Odah Etam, Kamis (16/10/2025).

Dalam sambutannya, Aulia menyebut penggunaan Srikandi menjadi bagian penting dari reformasi birokrasi di Kukar, karena mampu mempercepat pelayanan dan memangkas waktu proses administrasi. Menurutnya, sistem ini menjadi solusi bagi daerah yang memiliki wilayah luas seperti Kutai Kartanegara.

“Kalau dulu kita harus menunggu pejabat hadir untuk menandatangani surat, kini lewat Srikandi semua bisa dilakukan secara digital dan cepat,” ujar Aulia.

Ia mencontohkan, dengan aplikasi ini, berbagai urusan administrasi yang sebelumnya membutuhkan waktu dua hingga tiga hari kini dapat diselesaikan dalam hitungan menit. Digitalisasi juga memungkinkan komunikasi antarperangkat daerah hingga ke tingkat kecamatan dan desa berjalan lebih efisien.

Bupati Aulia mengapresiasi sejumlah perangkat daerah yang telah lebih dulu mengimplementasikan Srikandi dengan baik, seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Menurutnya, penerapan sistem digital di OPD menjadi langkah penting untuk memperkuat konektivitas pelayanan publik.

“Saya berharap dinas-dinas lain, termasuk pendidikan dan kesehatan, juga bisa menerapkan sistem ini agar komunikasi administrasi tidak perlu lagi dilakukan secara manual,” katanya.

Aulia juga menekankan bahwa penggunaan sistem digital harus disertai dengan kesadaran akan keamanan arsip dan kedisiplinan dalam proses disposisi elektronik. Ia menegaskan, digitalisasi bukan berarti arsip diabaikan, justru seluruh dokumen kini lebih aman karena tersimpan dalam sistem terintegrasi.

Lebih lanjut, Bupati Kukar menyinggung pentingnya efisiensi anggaran di tengah penurunan APBD tahun 2026. Ia menyebut penerapan sistem paperless melalui aplikasi Srikandi telah memberikan dampak signifikan terhadap penghematan belanja daerah.

“Dengan optimalisasi Srikandi, kita sudah menghemat sekitar Rp6 miliar untuk pembelian kertas. Ini langkah konkret menuju pemerintahan yang efisien dan ramah lingkungan,” jelasnya.

Aulia menutup sambutannya dengan mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus beradaptasi dan mempercepat transformasi digital. Ia berharap penggunaan Srikandi dapat mendukung visi besar Kukar Idaman menuju tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan inovatif.

 

ADV Bagian Prokompim Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, Bupati: Legalitas Pernikahan Masih Jadi Kebutuhan Besar

29 April 2026 - 17:30 WITA

nikah5

Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal di Kukar, Dinilai Berikan Kepastian Hukum

29 April 2026 - 17:00 WITA

nikah3

62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal Di Kukar, Pemerintah Fasilitasi Gratis

29 April 2026 - 16:30 WITA

nikah1

DPRD Samarinda Soroti Krisis Guru Dan Link And Match Pendidikan Dengan Dunia Kerja

29 April 2026 - 16:00 WITA

dprdkota12

Ketua DPRD Samarinda Dukung WFA dan WFO ASN, Tekankan Efisiensi Tanpa Ganggu Layanan

29 April 2026 - 15:30 WITA

dprdkota11

DPRD Samarinda Soroti Pengalihan 49 Ribu Peserta BPJS PBI, Minta Solusi Bersama

29 April 2026 - 15:00 WITA

dprdkota10
Trending di BERITA DAERAH