Menu

Mode Gelap
Pembangunan IKN Berbasis HAM, Otorita dan Kementerian HAM Satukan Langkah Viktor Yuan Dorong Pembinaan Pengusaha Lokal Dan Target Retribusi Berbasis Data Komisi II DPRD Samarinda Soroti Anggaran Diskumi, Program Untuk UKM Disebut Nihil Komisi II DPRD Samarinda Soroti Dominasi Belanja Internal Disdag, Program Untuk Masyarakat Diminta Diperkuat Balikpapan Bangun Depo Kontainer di Km 13, Solusi Parkir Liar Truk dan Penataan Logistik Kota

BERITA DAERAH · 28 Okt 2025 20:15 WITA ·

Hari Ketiga Operasi, Tim SAR Belum Temukan Enam Korban KM Mina Maritim 148 di Perairan Berau


 Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap enam korban yang hilang dalam insiden tenggelamnya kapal KM Mina Maritim 148 di Perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dengan menyisir area laut yang luas sejak pagi hingga sore hari. Perbesar

Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap enam korban yang hilang dalam insiden tenggelamnya kapal KM Mina Maritim 148 di Perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dengan menyisir area laut yang luas sejak pagi hingga sore hari.

KUMALANEWS.ID, BERAU — Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya menemukan enam korban yang hilang dalam kecelakaan kapal KM Mina Maritim 148 yang tenggelam di Perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Hingga Selasa (28/10/2025) sore, hasil pencarian masih nihil meski penyisiran telah dilakukan sejak pagi hari.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, S.E., M.M., menjelaskan bahwa tim memulai kegiatan pencarian pada pukul 07.00 WITA dengan melakukan briefing di Posko SAR Gabungan. Setelah itu, seluruh unsur yang terlibat menyebar di area pencarian seluas 919 nautical mile persegi.

“Operasi ini melibatkan unsur dari Basarnas, TNI AL, Ditpolair, BPBD, serta dukungan para nelayan setempat. Kami berupaya maksimal melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya kapal,” terang Endrow.

Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan RIB Sangatta sebagai kapal utama, didukung dengan peralatan selam, komunikasi, medis, dan SAR air. Penyelaman telah dilakukan sebanyak dua kali oleh penyelam Basarnas dan BPBD di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP), namun belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun serpihan baru dari kapal yang tenggelam.

Seluruh tim kembali ke Posko SAR Gabungan pada pukul 18.00 WITA untuk melaksanakan debriefing dan evaluasi hasil pencarian. Berdasarkan laporan lapangan, hasil operasi pada hari ketiga dinyatakan masih nihil.

Cuaca di sekitar perairan Talisayan terpantau cerah berawan dengan ombak dan arus laut yang relatif tenang, sehingga tidak ada hambatan berarti selama proses pencarian berlangsung.

Meski demikian, keterbatasan jarak pandang di bawah permukaan laut menjadi tantangan tersendiri bagi para penyelam. Tim SAR Gabungan akan melanjutkan operasi pada hari keempat, Rabu (29/10/2025), mulai pukul 07.00 WITA, dengan pola pencarian yang disesuaikan berdasarkan hasil evaluasi hari ini.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memperluas area pencarian. Harapannya, seluruh korban bisa segera ditemukan,” tutup Endrow.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Viktor Yuan Dorong Pembinaan Pengusaha Lokal Dan Target Retribusi Berbasis Data

23 Juni 2026 - 15:00 WITA

a62

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Anggaran Diskumi, Program Untuk UKM Disebut Nihil

23 Juni 2026 - 14:00 WITA

a61

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Dominasi Belanja Internal Disdag, Program Untuk Masyarakat Diminta Diperkuat

23 Juni 2026 - 13:00 WITA

a60

Balikpapan Bangun Depo Kontainer di Km 13, Solusi Parkir Liar Truk dan Penataan Logistik Kota

22 Juni 2026 - 18:30 WITA

a59

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Loa Kulu dan Bhayangkari Tanam 832 Bibit Selada Hidroponik

22 Juni 2026 - 17:30 WITA

a57

Samri Shaputra Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Samarinda Seberang, Pastikan Aspirasi Warga Terus Dikawal

22 Juni 2026 - 16:30 WITA

a56
Trending di BERITA DAERAH