KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menanamkan nilai-nilai spiritual dalam lingkungan kerja melalui Gerakan Etam Mengaji (Gema). Program ini menjadi bagian dari upaya pembentukan karakter aparatur yang religius, sabar, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa Gema Mengaji telah menjadi rutinitas yang diterapkan secara menyeluruh di lingkungan Dispora. Program tersebut dijalankan dengan panduan teknis yang jelas dan dibagi dalam kegiatan pengajian rutin di setiap bidang.
“Gerakan Etam Mengaji selalu kami terapkan. Kami sudah membuat panduan dan petunjuk teknis pelaksanaannya. Masing-masing bidang memiliki jadwal pengajian rutin sesuai waktu yang mereka atur,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).
Sebagai bentuk keseriusan dalam pelaksanaan program ini, Dispora Kukar juga telah menerbitkan Surat Keputusan Kepala Dinas yang mengatur pelaksanaan kegiatan Gema Mengaji. Salah satu penerapannya adalah kewajiban membaca ayat-ayat pendek sebelum setiap rapat atau pertemuan dimulai, baik di lingkungan internal dinas maupun dalam kegiatan eksternal.
“Setiap pertemuan, baik rapat internal maupun kegiatan luar, selalu diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Ini bagian dari implementasi nyata program Gema Mengaji,” terang Aji Ali.
Ia menambahkan, penerapan program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi pondasi moral dan spiritual bagi seluruh pegawai Dispora dalam bekerja. Tujuan utamanya adalah mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, meningkatkan ketakwaan, serta menanamkan sikap sabar dan ikhlas dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Harapannya, program ini bisa membuat kita lebih dekat kepada Yang Maha Kuasa, meningkatkan ketakwaan, dan melatih kesabaran, jelas Aji Ali.
Dalam Al-Qur’an banyak ajaran tentang bagaimana kita melayani masyarakat dengan penuh keikhlasan dan kendali diri,” sambung Aji Ali.
Menurut Aji Ali, semangat religius yang dibangun melalui Gerakan Etam Mengaji diharapkan dapat menciptakan budaya kerja yang lebih harmonis, disiplin, dan berorientasi pada nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, pelayanan publik yang diberikan oleh Dispora tidak hanya profesional, tetapi juga bernilai ibadah.
“Ini bagian dari pembentukan karakter ASN di lingkungan Dispora. Kami ingin setiap langkah dan keputusan yang diambil berlandaskan nilai-nilai ketakwaan,” tambahnya.
Dispora Kukar berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperkuat penerapan program Gema Mengaji agar menjadi contoh bagi perangkat daerah lain dalam membangun lingkungan kerja yang religius dan berakhlak mulia.
Melalui langkah ini, Dispora Kukar berharap seluruh aparatur dapat menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bekerja, sekaligus sebagai fondasi spiritual dalam mewujudkan pelayanan publik yang tulus dan bermartabat.
ADV Dispora Kukar Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2025

















